Skip to main content

Jantung Tikus Berdetak Lagi

Laporan Penelitian - Jantung tikus berdetak lagi berkat sel induk manusia. Sebuah jantung segar kembali berdetak adalah setengah jantung tikus setengah jantung manusia.

Untuk membuat jantung hibrida, Lei Yang, biolog University of Pittsburgh, dan rekan mengambil jantung tikus dalam proses 10 jam lalu menghapus semua sel. Kemudian dilakukan repopulasi protein perancah sel prekursor jantung manusia dengan 3 jenis sel induk. Setelah beberapa minggu, organ berdetak lagi.
"Jantung rekayasa kami berisi sekitar 70 persen sel-sel prekursor jantung manusia yang menyediakan kekuatan mekanis untuk kontraksi," kata Yang.

Prekursor berasal dari sel induk pluripotent kulit manusia yang diubah menjadi sel-sel jantung. Penelitian sebelumnya menggunakan sel embrio manusia untuk mencapai hasil yang sama, namun tingkat keberhasilan dalam mengkonversi untuk sel-sel jantung berdetak sangat rendah.

Desain jantung berirama, tapi tidak cukup kuat untuk memompa darah secara efektif dan tim menemukan irama jantung berbeda dengan jantung tikus normal. Mungkin karena sel-sel yang dibudidaya tidak sematang sel jantung dewasa atau bersinkron.

"Kami tidak membangun kembali seluruh sistem konduksi jantung yang bisa mengendalikan detak berirama," kata Yang.

Tapi sudah pasti tujuan jangka panjang Yang menciptakan jantung manusia yang dapat digunakan untuk transplantasi, pengujian obat dan untuk lebih memahami bagaimana jantung berkembang. Langkah berikutnya meningkatkan sinkronisasi mekanik dan listrik detak jantung.

"Dengan metode kami bisa menghasilkan otot dan struktur vaskular. Kami berharap membuat jaringan jantung segera, tapi impian kami adalah untuk regenerasi jantung manusia," kata Yang.








Profile Peneliti : Lei Yang
Tung-Ying Lu (Department of Developmental Biology, University of Pittsburgh School of Medicine, Rangos Research Center, 530 45th Street, Pittsburgh, Pennsylvania 15201, USA) et.al. Repopulation of decellularized mouse heart with human induced pluripotent stem cell-derived cardiovascular progenitor cells. Nature Communications, 13 August 2013, DOI:10.1038/ncomms3307
Gambar dan Video: Tung-Ying Lu et.al., DOI:10.1038/ncomms3307
YouTube: http://www.youtube.com/PenelitianTV

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.