Skip to main content

Sekuen Genom Bayam (Spinacia oleracea) Terbit

Laporan Penelitian ~ Para ilmuwan internasional dari Boyce Thompson Institute di Cornell University dan Shanghai Normal University telah selesai mengurutkan genom berkualitas tinggi tanaman bayam (Spinacia oleracea). Selain itu tim peneliti juga menyortir transcriptom semua RNA dari 120 tanaman bayam dan bayam liar.

Laporan Penelitian Sekuen Genom Bayam (Spinacia oleracea) Terbit

Bayam adalah tanaman tahunan atau dua tahunan dari keluarga Amamarhaceae yang terdiri dari sekitar 180 marga dan 2.500 spesies termasuk bit dan quinoa. Tanaman asli Asia tengah dan diperkirakan berasal dari Persia telah menjadi salah satu komoditas penting dalam industri pangan dunia.

Bayam adalah sayuran berdaun hijau kaya sumber karotenoid, folat, vitamin C, kalsium dan zat besi. Daun umum sebagai salad, sayuran segar, sayuran yang dimasak dan ramuan menu daging. Bayam dibudidaya di 60 negara dengan produksi meningkat sepuluh kali lipat dalam empat dekade terakhir.

Sejak domestikasi pertama, tukang kebun dan peternak telah memperbaiki banyak sifat penting secara agronomis seperti kualitas daun dan nutrisi. Seiring berjalannya waktu, perbaikan ini telah membentuk genom bayam.

Pada gilirannya, para peneliti dapat menggunakan informasi genom untuk mempercepat perbaikan sifat yang sangat penting untuk memerangi penyakit seperti jamur berbulu halus, ketahanan tanpa air dan lain-lain.

"Sekuen genom bayam dan varian transkripsi yang dikembangkan dalam penelitian ini memberi informasi berharga untuk budidaya bayam lebih tahan penyakit, hasil lebih tinggi dan kualitas lebih baik," kata Zhangjun Fei, botanis Shanghai Normal University, dan rekan.

Para ilmuwan menggunakan kultivar bayam China yaitu Sp75 untuk mengembangkan urutan genom. Berbekal pemahaman genom bayam yang lebih baik, mereka mengidentifikasi beberapa gen yang dapat memberi perlawanan terhadap patogen berbulu halus.

"Genom bayam mengandung 25.495 gen pengkode protein dan sangat berulang, dengan 74,4 persen isinya berbentuk unsur transposable," kata Fei.

Setelah diidentifikasi pada varietas bayam yang resisten, gen tersebut cepat berpindah ke varietas lain yang mungkin lebih bergizi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit sambil tetap mempertahankan sifat-sifat yang laku pasaran.

"Ketika domestikasi, genom akan berkembang selama berabad-abad. Dalam banyak kasus dipaksakan melalui perubahan genetik untuk kultivasi, menciptakan tanaman yang sangat berbeda dari tanaman yang pertama kali dibawa dari alam liar," kata Fei.

Analisis varian transkripsi dari koleksi besar aksesi bayam budidaya dan liar menunjukkan bayam tidak seperti tanaman sayuran lainnya seperti tomat dan timun. Bayam memiliki bottleneck domestikasi yang lemah.

"Ini adalah berita bagus karena masih banyak ruang untuk perbaikan genetik bayam, tapi juga membuatnya lebih sulit untuk menentukan penanda genomik yang dapat mempercepat proses pemuliaan," kata Chen Jiao, botanis Boyce Thompson Institute.

"Meskipun demikian, kami mengidentifikasi banyak wilayah dalam genom yang secara langsung terkait dengan proses domestikasi yang mungkin terkait dengan sifat-sifat berharga seperti bulir, jumlah daun dan panjang batang," kata Jiao.

Jurnal : Chenxi Xu et al. Draft genome of spinach and transcriptome diversity of 120 Spinacia accessions, Nature Communications, 24 May 2017, DOI:10.1038/ncomms15275

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Dating Homo sapiens Tertua di Situs Jebel Irhoud di Maroko

Planet KELT-9b Mengorbit di Kutub Bintang KELT-9

Pewarna Fluorescent Deteksi Kualitas Wiski

Bintang Bermassa Rendah Lahir Berpasangan