Skip to main content

Exoplanet Super-Bumi LHS 1140b di Zona Layak Huni Kurcaci Merah

Penelitian ~ Para astronom menemukan planet super-Bumi di zona layak huni LHS 1140, sebuah bintang kecil sejuk di rasi Cetus berjarak sekitar 39 tahun cahaya dari Bumi. Dunia baru bernama LHS 1140b memiliki diameter 18.221 kilometer atau 1,43 kali Bumi, 6,6 kali lebih besar dari Bumi dan mungkin terbuat dari batu dengan core besi padat.

Laporan Penelitian Exoplanet Super-Bumi LHS 1140b di Zona Layak Huni Kurcaci Merah

Sebuah dunia alien di bawah naungan kurcaci merah cukup beruntung, LHS 1140 berputar lebih lambat dan memancarkan radiasi dengan energi lebih rendah dari bintang massa rendah serupa lainnya. Planet mengitari bintang host 10 kali lebih dekat daripada Bumi-Matahari tepat di tengah zona layak huni.

"Ini adalah planet ekstrasurya paling menarik yang pernah saya lihat dalam dekade terakhir," kata Jason Dittmann, astronom Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, melaporkan ke Nature.

"Modus struktur sederhana terdiri dari inti besi padat dikelilingi mantel magnesium silikat untuk menjelaskan massa dan diameter. Kami menyimpulkan LHS 1140b adalah planet berbatu tanpa selubung gas," kata Dittmann dan tim.



Bintang LHS 1140 juga dikenal sebagai GJ 3053 dan 2MASS J00445930-1516166 adalah kurcaci merah berumur sekitar 5 miliar tahun dan seperlima ukuran Matahari. Planet LHS 1140b membutuhkan waktu 24,7 hari untuk mengorbit lengkap dan lintasan hampir terlihat dari Bumi.

"Untuk kehidupan seperti yang kita ketahui, planet harus memiliki permukaan air cair dan mempertahankan atmosfer. Ketika kerdil merah masih muda, mereka memancarkan radiasi yang merusak atmosfer planet-planet pengorbit," kata Dittmann dan tim.

"Dalam kasus ini, ukuran besar LHS 1140b berarti samudra magma eksis di permukaan selama jutaan tahun. Lautan lava mendidih memberi makan uap ke atmosfer setelah bintang tenang dan mengisi planet dengan air," kata Dittmann dan tim.

Tim menemukan LHS 1140b menggunakan Observatorium MEarth-South, sebuah array dari delapan teleskop 16 inci aperture identik yang memonitor bintang sekecil 33 persen ukuran Matahari dalam jangkauan 100 tahun cahaya. Instrumen HARPS ESO kemudian memverifikasi keberadaan planet.

"Sistem LHS 1140 menjadi target lebih penting untuk karakterisasi planet di zona hunian masa depan daripada Proxima b atau TRAPPIST-1. Ini adalah tahun luar biasa bagi temuan planet ekstrasurya," kata Xavier Delfosse dan Xavier Bonfils, astronom CNRS dan IPAG di Grenoble, Prancis.

Jurnal : Jason A. Dittmann et al. A temperate rocky super-Earth transiting a nearby cool star, Nature, 19 April 2017, DOI:10.1038/nature22055
Redaksi laporanpenelitian.com menerima kiriman tulisan dari siapa saja. Info lanjut kunjungi tautan ini.

Comments