Skip to main content

Wahana Cassini Menemukan Makanan Untuk Mikroba di Bulan Enceladus

Penelitian ~ Makanan untuk mikroba ditemukan di bulan Enceladus setelah data wahana Cassini menunjuk tembakan air mancur keluar dari kutub selatan bulan mengandung molekul pembentuk hidrogen. Uap-uap dan debu dari aktivitas hidrotermal di bulan es Saturnus menghadirkan paket makanan yang cocok bagi kehidupan di dunia ekstrim.

Laporan Penelitian Wahana Cassini Menemukan Makanan Untuk Mikroba di Bulan Enceladus

Data pesawat ruang angkasa Cassini merekam uap yang meluncur keluar dari kutub selatan bulan Enceladus mengandung molekul hidrogen. Dinamika mungkin dihasilkan ketika air di laut bawah tanah bereaksi dengan batu di intinya, para ilmuwan melaporkan ke Science.

Reaksi di ventilasi hidrotermal dan di lingkungan yang ekstrim lain di Bumi menghasilkan kelimpahan tinggi hidrogen dimana beberapa mikroba mendapatkan makanan. Para ilmuwan menyarankan kecukupan hidrogen pada Enceladus mampu mempertahankan kehidupan mikroba.

“Kami tidak mengatakan Enceladus memiliki kehidupan, tetapi temuan tidak menggeser bulan pada daftar tempat berpotensi dihuni di tata surya,” kata J. Hunter Waite, planeolog Southwest Research Institute di San Antonio.

Enceladus menjadi target yang baik untuk menemukan kehidupan di luar Bumi ketika para peneliti menemukan lautan global di bawah es dari air mancur dan aktivitas hidrotermal. Pertanyaan besar adalah apakah laut memendam molekul hidrogen sebagai sumber bahan bakar mikroba tanpa sinar matahari.

Para ilmuwan telah mencoba mengukur molekul hidrogen dari debu selama flyby Cassini, meskipun pesawat bergerak 64.800 kilometer per jam. Pada tanggal 28 Oktober 2015, Cassini mengambil jauh ke dalam pada kecepatan yang lebih lambat sekitar 30.600 kilometer per jam.

Tim peneliti cukup waktu untuk membuat pengukuran lebih tepat bahwa molecular penyusun hidrogen naik dari 0,4 menjadi 1,4 persen dari gas di dalam pancaran debu-debu. Mayoritas material dikeluarkan adalah air dengan jejak karbon dioksida, metana dan amonia.

Tingkat H2 adalah cara di atas batas untuk hidup dan penelitian laboratorium menunjukkan mikroba untuk bergerak membutuhkan setidaknya 10 bagian per juta dari lingkungan hidrogen untuk bertahan hidup atau 0,4 persen atau 4.000 bagian per juta untuk memberikan kelimpahan makanan.

Waite dan rekan mempertimbangkan apakah gas mungkin berasal dari aktivitas hidrotermal, proses lain atau mungkin material yang tersisa dari formasi awal bulan. Perhitungan menunjuk hanya aktivitas hidrotermal yang sedang berlangsung bisa menghasilkan kecukupan hidrogen.

Temuan baru menegaskan bahwa lautan Enceladus menjadi tempat yang bagus untuk hidup dan penting bagi NASA untuk memastikan Cassini tidak mencemari bulan tetangganya yaitu Titan yang memiliki lintasan liar. Pesawat ruang angkasa yang kehabisan bahan bakar secara tidak sengaja bisa menabrak salah satu dari dunia es.

Jurnal : J. Hunter Waite et al. Cassini finds molecular hydrogen in the Enceladus plume: Evidence for hydrothermal processes, Science, April 14, 2017, DOI:10.1126/science.aai8703

Comments

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

Spesies baru Sulawesi Tarsius spectrumgurskyae dan Tarsius supriatnai

Immanuel Kant Benar Bahwa Kecantikan Membutuhkan Pemikiran

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Homo naledi Hidup dengan Homo sapiens Sampai Pleistosen Tengah