Saturday, August 27, 2016

Skizofrenia Muncul Setelah Homo sapiens Berpisah dari Homo neanderthalensis

Skizofrenia Muncul Setelah Homo sapiens Berpisah dari Homo neanderthalensis
Penelitian ~ Skizofrenia muncul setelah Homo sapiens menyimpang dari Homo neanderthalensis. Hubungan antara risiko genetik hingga skizofrenia ditanggung dalam sejarah evolusi manusia.

Skizofrenia adalah gangguan mental kronis dan serius yang mempengaruhi bagaimana seseorang berpikir, merasa dan bertindak menyelinap dalam teka-teki evolusioner sepanjang sejarah manusia dan terus berlanjut meskipun efek parah mengurangi kelangsungan keturunan.

"Beberapa ilmuwan berpikir skizofrenia adalah efek samping varian gen menguntungkan terkait akuisisi sifat-sifat manusia seperti bahasa dan kognitif kompleks yang mungkin meningkatkan kecenderungan pengembangan psikosis," kata Ole Andreassen, psikiatris University of Oslo.

Para ilmuwan mengkuas genetika Neanderthal untuk menentukan daerah-daerah tertentu bentangan genom yang memberikan wawasan asal-usul skizofrenia dalam sejarah evolusi. Analisis data genetik sebelumnya menunjuk skizofrenia tumpang tindih dengan informasi genomik Neanderthal.

"Kami menganalisis studi terbaru asosiasi genom skizofrenia dan berbagai fenotipe manusia lainnya menggunakan kerangka kerja statistik yang mengacu arsitektur poligenik dan informasi tambahan pada varian genetik," kata Andreassen.

Informasi ukuran proksi evolusi selektif Neanderthal memberitahu kemungkinan bahwa daerah tertentu genom menjalani seleksi positif sesaat setelah percabangan anatomis manusia modern dan Neanderthal. Daerah genom manusia dikenal sebagai lokus risiko lebih mungkin penyimpangan dari genom Neanderthal.

Analisis tambahan menentukan lokus yang terkait sapuan evolusi menunjuk beberapa varian gen yang mengalami seleksi positif terkait dengan proses kognitif. Lokus gen lain yang diketahui terkait skizofrenia dan sebelumnya dipertimbangkan memiliki peran kausal dalam gangguan.

"Kerentanan skizofrenia meningkat setelah perpisahan manusia modern dari Neanderthal dengan demikian mendukung hipotesis bahwa skizofrenia adalah produk sampingan evolusi kompleks otak manusia," kata Andreassen.

Skizofrenia adalah produk pembangunan modern yang muncul setelah manusia menyimpang dari Neanderthal membuka wawasan teoritis bahwa hominid awal tidak memiliki gangguan ini.

Jurnal : Saurabh Srinivasan et al. Genetic Markers of Human Evolution Are Enriched in Schizophrenia, Biological Psychiatry, October 21, 2015, DOI:10.1016/j.biopsych.2015.10.009
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment