Wednesday, July 13, 2016

Kanibalisme dan Penggunaan Alat Tulang Sesama Homo neanderthalensis

Penelitian ~ Homo neanderthalensis di Belgia makan satu sama lain 40.000 tahun lalu. Anggota subspesies manusia tampaknya juga memiliki alat kuno dari tulang mereka sendiri.

Novel kanibalisme ditulis dari sebuah gua di mana para ilmuwan menemukan tanda bantalan tulang yang ditinggalkan oleh pemotongan yang disengaja. Tidak hanya kanibal karena sepupu Homo sapiens tampaknya juga memiliki alat kuno dari tulang spesies mereka sendiri.

Neanderthal sebagai subspesies manusia yang hidup di Eropa dan Asia Barat selama ratusan ribu tahun sebelum punah antara 30.000 hingga 40.000 tahun lalu seiring kedatangan H. sapiens dari Afrika menunjuk bahwa 2 jenis manusia kawin silang dan berbagi DNA sampai 4%.


Tulang terbaring di gua Goyet dekat Namur di Belgia memiliki tanda pemotongan, lubang dan takik yang menandakan pengolahan daging dan ekstraksi sumsum. Petunjuk lain kanibalime Neanderthal muncul sebelumnya di Spanyol dan Perancis.

Empat tulang dari Goyet jelas menunjuk penggunaan sisa-sisa tulang yang meninggal sebagai alat. Satu tulang paha dan 3 tulang betis digunakan untuk membentuk alat batu. Dalam cara yang sama tulang hewan yang sering digunakan sebagai alat pemecah.

"Indikasi ini memungkinkan kita menganggap bahwa Neanderthal mempraktekkan kanibalisme. Banyak sisa-sisa kuda dan rusa ditemukan di Goyet diolah dengan cara yang sama," kata Hervé Bocherens, geolog University of Tübingen di Jerman.

Jurnal : Hélène Rougier et al. Neandertal cannibalism and Neandertal bones used as tools in Northern Europe, Scientific Reports, 06 July 2016, DOI:10.1038/srep29005
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment