Friday, July 8, 2016

Bulan Besar Membentuk Phobos dan Deimos Sebelum Menghunjam Planet Mars

Penelitian ~ Satelit Planet Mars mungkin dibuat oleh bulan ketiga. Satu bulan besar hipotetik menyebabkan terciptanya Phobos dan Deimos berikut tabrakan sebelumnya.

Mars mungkin sekali membual bulan besar ketiga yang akhirnya berputar kembali ke planet. Planet Merah pernah memiliki banyak bulan bahwa Phobos, Deimos dan semua yang tersisa dari keluarga besar yang di bangun dari dampak asteroid.

Dua bulan cacat Mars mungkin puing-puing yang tersisa dari sebuah badan besar yang muncul di tengah dampak raksasa miliaran tahun silam sebagai masa lalu identitas tidak pernah jelas apakah lahir dari asteroid atau satelit dari material planet sendiri.

Para ilmuwan pekan ini membangun teori yang menawarkan penjelasan segar bagaimana Mars berakhir dengan 2 satelit kecil pada hari ini bahwa 2 bulan berbentuk kentang Phobos dan Deimos mendapat pemahaman baru yang telah lama diperdebatkan dari mana asal-usulnya.


"Bulan yang telah menghilang ini memainkan peran utama dalam proses," kata Pascal Rosenblatt, astronom Royal Observatory of Belgium.

Satu teori menyatakan bentuk aneh serta diameter Phobos hanya 22 kilometer dan Deimos 12 kilometer adalah asteroid yang ditangkap gravitasi Mars. Tetapi teori lain mengatakan orbit menegaskan bulan-bulan terbentuk di wilayah sekitar Mars setelah tabrakan antara planet dan objek sangat besar 4,5 miliar tahun lalu.

Seperti halnya sejarah awal Bumi dan Lunar yang juga berdampak pada Mars ketika tabrakan 2 objek besar melempar puing-puing sementara meninggalkan planet itu sendiri penyok besar dan berpotensi menjelaskan teori lain munculnya dataran rendah luas di utara Mars dikenal sebagai cekungan Borealis.

Tapi kasus tabrakan hingga kini tetap diperdebatkan para ilmuwan. Tidak jelas bagaimana hal itu bisa menyebabkan terbentuknya 2 bulan sangat kecil mengingat sejumlah besar materi dikeluarkan dan sparsitas di wilayah di mana Phobos dan Deimos harus terbentuk.

Rosenblatt dan rekan mengatakan mereka telah datang dengan jawaban terbaru bahwa dampak menyebabkan pembentukan setidaknya 1 bulan besar hipotetik yang mendesain kelahiran Phobos dan Deimos sebelum sulam gravitasi spiral kembali menghunjam ke permukaan Mars.


Simulasi komputer menjelajahi skenario yang mungkin bagi pembentukan bulan menyusul dampak dan melempar keluar sejumlah besar puing-puing yang akhirnya membentuk sebuah disk. Area disk di mana sebagian besar materi harus menghasilkan setidaknya 1 bulan besar dengan diameter sekitar 200 km.

Namun sebaliknya, jumlah kecil material di daerah luar disk menyebar terlalu renggang untuk membentuk beberapa satelit embrio sangat kecil. Tetapi pengaruh gravitasi bulan besar menyebabkan badan-badan menggumpal bersama-sama menghasilkan 2 bulan Phobos dan Deimos hingga hari ini.

Bulan besar itu sendiri, bagaimanapun, ditakdirkan menuai ajal. Tidak seperti Bumi memiliki tarikan spiral dengan Lunar, Mars awal berputar perlahan-lahan relatif terhadap orbit bulan besar. Akibatnya gaya pasang surut Mars menyeret satelit yang besar menghunjam dirinya sendiri.

"Tabrakan memecah menjadi bagian-bagian sangat kecil yang akhirnya terbakar di atmosfer atau membuat kawah dampak yang sangat sangat kecil," kata Rosenblatt.

Peristiwa besar juga menunggu nasib Phobos. Hanya berjarak 6.000 km dari permukaan Mars, Phobos pelan tapi pasti jatuh kembali ke planet dalam 20 sampai 40 juta tahun ke depan.

Jurnal : Pascal Rosenblatt et al. Accretion of Phobos and Deimos in an extended debris disc stirred by transient moons, Nature Geoscience, 04 July 2016, DOI:10.1038/ngeo2742
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment