Thursday, June 2, 2016

Bahan Kehidupan Glisin dan Fosfor di Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko

Penelitian ~ Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko membawa 2 materi bagi kehidupan yaitu glisin dan fosfor. Bukti asam amino pembangun DNA terdeteksi Wahana ESA Rosetta.

Pesawat ruang angkasa Rosetta yang mengorbit sejak tahun 2014 mencentang tanda tangan senyawa organik kunci yang pendukung teori bahwa beberapa blok bangunan kehidupan berasal dari luar angkasa. Sebuah asam amino dan beberapa bahan penting protein di dalam dan sekitar komet.

Meskipun 2 materi kimia paling penting untuk kehidupan seperti yang Anda miliki telah muncul di ruang angkasa, kali ini sebuah komet yang mengorbit Matahari menjadi petunjuk kedua setelah terlihat pada komet sebelumnya adalah bukti paling jelas.

Para ilmuwan di belakang stir wahana ESA melaporkan kecurigaan berulang kali deteksi asam amino glisin bersama beberapa molekul organik dan fosfor yang digunakan organisme hidup untuk membuat protein dalam awan gas dan debu yang mengelilingi komet 67P/Churyumov-Gerasimenko.

"Kehadiran bahan protein mendukung hipotesis bahwa komet menyampaikan molekul kunci kimia prebiotik ke seluruh tata surya dan khususnya starter awal di Bumi," kata Kathrin Altwegg, planetolog University of Bern.

Altwegg dan tim pertama kali mendeteksi komponen pada bulan Oktober 2014 ketika Rosetta berjarak 10 kilometer dari komet. Deteksi yang sama di bulan Maret 2015 selama flyby pada jarak 30-15 kilometer dari core komet.

Para ilmuwan telah lama berspekulasi kontribusi komet dan asteroid yang membawa molekul organik ketika menabrak lautan Bumi di awal sejarahnya. Tapi verifikasi harus datang pertama dengan mendeteksi langsung keberadaan senyawa organik di dalam komet.

Glisin terkecil asam amino 20 membangun protein dan fosfor yang penting untuk DNA dan RNA mengambang di atmosfer lemah 67P/Churyumov-Gerasimenko mendukung teori bahwa komet bertanggung jawab penyemaian awal material yang dibutuhkan untuk kehidupan di Bumi.

"Dengan semua organik, asam amino dan fosfor kita dapat mengatakan komet benar-benar berisi segala sesuatu untuk menghasilkan kehidupan kecuali energi. Setelah Anda memiliki komet di tempat yang hangat maka molekul-molekul ini mobile bereaksi dan disitu kehidupan dimulai," kata Altwegg.

Pada tahun 2004 pencarian glisin di komet Hale-Bopp dan C/1996 B2 (Hyakutake) tidak muncul apa pun. Pada tahun 2010 glisin terlihat dalam sampel misi Stardust yang menangkap ekor komet liar dan membawa debu kembali ke Bumi. Para ilmuwan juga telah mendeteksi petunjuk fosfor dalam komet Halley.

Bahan hidup terus berubah di lingkungan kosmik. Meteorit membawa asam amino dan gula terlihat di awan antarbintang dan beberapa molekul penting untuk DNA dan RNA seperti ribosa telah dibuat dalam eksperimen laboratorium yang mensimulasikan butir es terpapar radiasi ultraviolet bintang muda.

"Glycine satu-satunya asam amino yang dikenal terbentuk tanpa air cair dan fakta yang kita lihat molekul prekursor terbentuk dalam butir debu es atau iradiasi ultraviolet es sebelum terikat dan dilestarikan dalam komet selama miliaran tahun," kata Altwegg.

Jurnal :

Kathrin Altwegg et al. Prebiotic chemicals—amino acid and phosphorus—in the coma of comet 67P/Churyumov-Gerasimenko, Science Advances, 27 May 2016, DOI:10.1126/sciadv.1600285

Jamie E. Elsila et al. Cometary glycine detected in samples returned by Stardust, Meteoritics & Planetary Science, 26 JAN 2010, DOI:10.1111/j.1945-5100.2009.tb01224.x

J. Crovisier et al. The composition of ices in comet C/1995 O1 (Hale-Bopp) from radio spectroscopy, Astronomy & Astrophysics, May II 2004, DOI:10.1051/0004-6361:20035688
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment