Tuesday, June 28, 2016

Marsupial Malleodectes mirabilis Bergigi Palu Melumat Cangkang Siput

Penelitian ~ Keluarga baru marsupial punah ditemukan di Australia. Novel baru fauna berkantung Malleodectes mirabilis yang hidup 15 juta tahun lalu sebagian besar mengunyah siput.

Tambahan daftar hewan punah aneh ditemukan di Australia keluarga marsupial yang melumat siput menempati niche hutan hujan Miosen dan tidak ada kelompok mamalia lainnya yang berhasil menduduki sejak sepupu hewan kontemporer seperti Tasmanian devil.

Gigi hammer tidak biasa M. mirabilis pertama kali dijelaskan pada tahun 2011 berdasarkan rahang kiri atas parsial memiliki adaptasi penghancur cangkang siput berdasarkan saran enamel tebal dan mahkota kubah premolar sangat besar bekerja seperti alu.

Para peneliti pekan lalu melaporkan analisis fosil yang ditemukan di barat laut Queensland pada akhirnya mendapati keluarga baru marsupial karnivora berkeliaran 15 juta tahun lalu berkat santapan lezat escargot kuno remuk digilas gigi besar-besaran.

"M. mirabilis adalah mamalia aneh dengan caranya sendiri sebagaimana koala atau kanguru," kata Mike Archer, biolog University of New South Wales.

"Uniknya di antara mamalia memiliki nafsu yang tak terpuaskan untuk escargot dilumat seluruh kulit. Fitur paling menonjol adalah besar dan sangat kuat mampu menghancurkan cangkang siput terkuat di hutan," kata Archer.

Meskipun tampak terkait karnivora marsupial seperti Tasmanian Devil atau harimau Tasmania punah, M. mirabilis tidak pernah jelas atau jika memang ada siapa keluarga yang menaunginya sehingga ukuran gigi menyatakan hewan memiliki keluarga sendiri.

Spesimen baru ditemukan dalam deposit Miosen tengah di Riversleigh World Heritage yang mencakup situs gua dating 14,64 juta tahun disebut AL90. Pintu masuk asli gua bertindak sebagai perangkap dan tidak ada yang tersisa kecuali lantai batu kapur yang mengandung tulang ribuan hewan yang jatuh.

Tengkorak harus diekstrak dari casing kapur menggunakan asam. Setelah dibebaskan, analisis gigi menyarankan keluarga sama sekali berbeda dari sepupu di sekitar periode waktu yang sama. Para ilmuwan menyatkan gigi yang baru mulai dewasa muncul sebelum terbaring.

Fosil baru termasuk fragmen tengkorak, rahang fragmentaris dan beberapa gigi remaja dengan berat 896 gram. Archer dan rekan memeriksa spesimen menggunakan scanner mikro-CT bahwa gigi muda masih tumbuh dan premolar sangat besar siap meletus.

"Malleodectid remaja bisa saja masih menempel di belakang ibunya saat berburu siput di bebatuan sekitar pintu masuk gua dan mungkin jatuh kemudian mampu memanjat kembali keluar," kata Suzanne Hand, biolog University of New South Wales.

"Banyak hewan lain hidup di hutan lebat bertemu nasib serupa dengan kerangka mengumpul satu di atas yang lain dan mungkin menumpuk ribuan tahun sampai gua menjadi penuh dengan harta paleontologi," kata Hand.

Sementara spesimen baru masih mendukung interpretasi penghancur cangkang, para peneliti menyadari geraham jauh lebih besar dari perkiraan bahkan dilengkapi pisau geser vertikal bahwa marsupial menikmati diet lebih luas yang juga termasuk vertebrata kecil dengan kerangka tulang.

Para ilmuwan menemukan gua pada tahun 1990-an dan telah menghadirkan berbagai fosil luar biasa aneh termasuk hewan berkantung, burung pelatuk dan kanguru tusked. Paling mengesankan adalah Dromornis sebagai salah satu burung terbesar yang pernah ditemukan.

Jurnal : M. Archer et al. A new family of bizarre durophagous carnivorous marsupials from Miocene deposits in the Riversleigh World Heritage Area, northwestern Queensland, Scientific Reports, 27 May 2016, DOI:10.1038/srep26911
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment