Wednesday, June 22, 2016

Exoplanet Kepler-1647b Versi Tatooine Seukuran Jupiter Mengorbit 2 Bintang

Penelitian ~ Exoplanet seperti Jupiter ditemukan mengorbit 2 bintang. Stabilo pada data teleskop ruang Kepler menemukan raksasa gas Kepler-1647b sebagai planet transit terpanjang.

Meskipun tidak mungkin mengandung kehidupan, planet seukuran Jupiter adalah terbesar versi planet Tatooine yang menawarkan 2 matahari dari Star Wars. Planet berumur 4,4 miliar tahun atau sekitar umur Bumi membahas 1,06 kali massa Jupiter sebagai planet terbesar yang pernah dideteksi mengorbit 2 bintang.

Sebuah gas raksasa di konstelasi Cygnus 3.700 tahun cahaya dari Bumi adalah planet terbesar dari apapun yang pernah mengorbit 2 bintang. Kepler-1647b muncul dari pemeriksaan data instrumen teleskop Kepler yang diluncurkan tahun 2009 untuk memburu planet layak huni di luar sistem tata surya.

Tak hanya planet circumbinary terbesar, tapi juga memiliki salah satu orbit terpanjang sebuah planet transit yang mengambil 1.107 hari untuk menyelesaikan sirkuit komplit bersama ketakjuban lain bahwa Kepler-1647b menginang sistem 2 bintang di orbit satu sama lain.

"Setiap 11 hari kedua bintang gerhana sama lain. Anda bisa bayangkan jika memindahkan sesuatu yang gelap menutupi benda yang sangat terang. Jumlah cahaya yang terdeteksi sedikit menurun," kata Veselin Kostov, astronom NASA Goddard Space Flight Center.

Data teleskop ruang Kepler dikombinasi sejumlah pengukuran teleskop berbasis darat dan model komputer, tim internasional menemukan rumah Luke Skywalker di planet Tatooine Star Wars bahwa Kepler-1647b mengorbit 2 bintang dengan 1 bintang bermassa lebih kecil dari Matahari dan lainnya lebih besar 20%.

"Kadang-kadang orang melihat pertama munculnya bintang yang besar dan diikuti yang lebih kecil. Tapi dalam keadaan khusus bisa juga melihat satu bintang naik ketika bintang yang lebih kecil tersembunyi selama terbit atau terbenam," kata Tobias Cornelius Hinse, astronom Korea Astronomy and Space Science Institute.

Dua bintang saling mengorbit satu sama lain yang ditunjuk pereduban cahaya ketika dijemput lensa Kepler. Demikian pula ketika sebuah planet melintas di depan bintang bahwa dip kecil dalam intensitas cahaya yang masih dapat terlihat menurun.

Untuk pengamat dari Kepler-1647b menghasilkan sebuah tontonan menarik. Tapi pada panjang orbit 3 tahun Bumi, Kepler-1647b membuat deteksi planet menantang. Teleskop Kepler mengamati bintang selama periode 4 tahun dan hanya menghasilkan 3 kali transit.

"Dalam kejadian pertama, transit hanya salah satu bintang dan kemudian 3 tahun kemudian transit mereka berdua," kata Kostov.

Jurnal : Veselin B. Kostov et al. Kepler-1647b: the largest and longest-period Kepler transiting circumbinary planet, arXiv, last revised 19 May 2016, arXiv:1512.00189
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment