Saturday, June 11, 2016

Kadal Pogona vitticeps Mengubah Jenis Kelamin Ketika Suhu Panas

Penelitian ~ Kadal Berjenggot Tengah (Pogona vitticeps) mengubah jenis kelamin ketika panas. Kadal Australia tumbuh menjadi laki-laki atau perempuan juga tergantung suhu sarang.

Gender adalah masalah rumit. Naga berduri di Australia tumbuh menjadi laki-laki atau perempuan tidak hanya tergantung pada genetika, tetapi juga suhu sarang selama inkubasi. Bahkan perempuan super dengan gen laki-laki bertelur lebih banyak.

Kadal Berjenggot Tengah (Pogona vitticeps) membalik teori umum bahwa jenis kelamin dibentuk tidak hanya genetika, tetapi suhu lingkungan juga ikut serta bahwa di bawah kondisi yang tepat spesies bisa cepat dan benar-benar beralih dari satu cara menjadi jenis kelamin lain.

Para ilmuwan pekan lalu melaporkan eksperimen hati-hati manipulasi suhu di mana telur kadal diinkubasi kemudian berlari serangkaian tes ketika menetas. Jika telur dengan kromosom laki-laki diinkubasi di sarang bersuhu 32C atau lebih lahir sebagai perempuan.

Tapi ketika datang ke ciri-ciri perilaku, perempuan yang diubah oleh suhu jauh lebih seperti laki-laki seperti lebih berani, lebih nyaman dengan situasi baru, lebih ramah dan masa tubuh lebih ringan bahwa sistem reproduksi fungsional perempuan tetapi genetika tetap bawaan laki-laki.

"Wanita yang dibentuk suhu jauh lebih aktif daripada laki-laki dan perempuan standar, terutama ketika disajikan dihadapkan pada objek asing," kata Richard Shine, enviromentalis University of Sydney di New South Wales.

"Tampaknya saklar lingkungan adalah sistem reproduksi yang mengubah menjadi perempuan sangat fungsional tetapi aspek otak tetap mempertahankan warisan genetik laki-laki," kata Shine.

Tidak jelas bagaimana sifat-sifat bermain di alam liar, meskipun di laboratorium perempuan yang dibentuk suhu lebih berhasil bereproduksi dibanding perempuan tulen yang dibentuk genetik. Banyak hewan mengandalkan suhu atau genetika, tapi hanya ada 2 spesies kadal saja yang mengandalkan keduanya.

Hal-hal yang terkait berarti pemeriksaan hukum alam semestinya dengan menelusuri pohon evolusi bahwa banyak spesies dengan jelas sering bergeser bolak-balik di antara cabang pohon dan temuan baru bisa menjelaskan bagaimana proses transisi evolusioner terjadi.

"Dalam situasi yang tepat bisa membuat transisi sangat cepat yang mendukung penentuan seks lingkungan," kata Shine.

Dalam satu generasi semua perempuan genetik terhapus seleksi alam yang meninggalkan populasi di mana semua perempuan hanya diinduksi oleh suhu. Tapi tidak jelas apakah perubahan iklim berdampak pada jenis kelamin hewan tergantung, meskipun ada indikasi turut menggeser keseimbangan.

Jurnal : Hong Li et al. The behavioural consequences of sex reversal in dragons, Proceedings of the Royal Society B, 8 June 2016, DOI:10.1098/rspb.2016.0217
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment