Skip to main content

Sclerocormus parviceps, Debut Cepat Reptil Laut Pasca Kepunahan Permian

Penelitian ~ Poin baru fosil menemukan evolusi cepat reptil laut setelah kepunahan massal. Temuan makhluk laut Sclerocormus parviceps mengusir keraguan teori pemulihan cepat.

Kerangka fauna tak bergigi hidup 247 juta tahun lalu membuka jendela waktu keragaman luar biasa di Bumi setelah acara 'Great Dying'. Kelompok reptil laut mengisi ceruk yang kosong dan tiba-tiba diversifikasi ke banyak spesies berbeda dan tersebar di seluruh dunia.

Temuan hewan ompong dengan moncong pendek dan ekor panjang yang berkeliaran di laut 247 juta tahun lalu menunjuk awal reptil laut berevolusi lebih cepat dari perhitungan sebelumnya setelah peristiwa kepunahan massal paling menghancurkan planet.

Sementara S. parviceps mengangguk tubuh kaku dan tengkorak kecil kelompok ichthyosauriform, tampilan mengejutkan karena minus sejumlah fitur umum reptil laut terkait seperti moncong panjang, gigi dan ekor sirip besar yang umum dimiliki ichthyosaurus.

Tubuh ramping, moncong seperti paruh dan sirip ekor kuat sebagian besar spesies Ichthyosaurus mirip lumba-lumba modern tetap sulit dipahami dan teori lama diterima menyarankan evolusi adalah proses lambat bertahap. Tapi temuan S. parviceps melempar keraguan.

"Kita tahu peristiwa kepunahan besar-besaran di akhir geologi Permian semua relung kosong, tapi muncul keanekaragaman hayati berlangsung jauh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya," kata Nick Fraser, paleontolog National Museums Scotland di Edinburgh.

Kerangka digali dari tambang Majiashan di provinsi Anhui China mengungkap panjang 1,6 meter, lebih dari setengah turun ke ekor panjang tanpa sirip dan memiliki tengkorak kecil dengan moncong pendek dan tidak ada gigi. Para ilmuwan menduga hewan makan invertebrata dalam air.

"Moncong ujung runcing yang sangat sempit semacam jarum penghisap," kata Fraser.

Makhluk tampak terkait erat dengan amphibi ichthyosauriform Cartorhynchus lenticarpus yang dilaporkan anggota tim pada tahun 2014 memiliki tengkorak yang sama tetapi juga memiliki sejumlah perbedaan yaitu ukuran lebih kecil dan ekor lebih pendek.

Laporan baru menyoroti berbagai makhluk hidup berpacu beberapa juta tahun setelah kepunahan massal akhir Permian juga dikenal sebagai event 'Great Dying' yang terjadi sekitar 252 juta tahun lalu di mana 96% dari spesies terhapus dari Bumi. Tapi keragaman lebih tinggi tepat di awal Trias.

Jurnal : Da-Yong Jiang et al. A large aberrant stem ichthyosauriform indicating early rise and demise of ichthyosauromorphs in the wake of the end-Permian extinction, Scientific Reports, 23 May 2016, DOI:10.1038/srep26232
Tinuku

Comments

Popular posts from this blog

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Hidup Tanpa Ibu, Bayi Tikus Lahir Sehat Tanpa Pembuahan Sel Telur

Penelitian ~ Membuat bayi semakin mudah tanpa telur bahwa tikus lahir tanpa ibu. Embrio haploid atau parthenogenotes disuntik dengan sperma berhasil berkembang menjadi keturunan yang sehat.

Gambar Tiga Dimensi Struktur Detail Virus Zika Resmi Terbit

Penelitian ~ Struktur virus Zika dipetakan untuk pertama kalinya. Gambar 3D virus tidak hanya memancing inspirasi seni, tapi bisa pula memberi petunjuk bagaimana melawannya.