Skip to main content

Paruh Pengusir Panas Burung Rangkong Kuning Selatan (Tockus leucomelas)

Penelitian ~ Burung enggang bergabung dengan Toucans Toco sebagai klub paruh keren. Di panas terik Gurun Kalahari, burung Rangkong Berparuh Kuning Selatan (Tockus leucomelas) tetap tenang.

Jika Anda hanya mengandalkan keringat dingin melawan suhu panas, burung memiliki 2 strategi utama termoregulasi yaitu terengah-engah untuk menguapakan panas dan dilatasi pembuluh darah di paruhnya.

Paruh burung adalah struktur dinamis dan kebanyakan menunjukkan berbagai tingkat pelebaran dan penyempitan pembuluh darah. Satu hipotesis menyatakan bahwa burung dengan paruh luar biasa besar mungkin menggunakan struktur ini untuk secara aktif mengusir panas.

Burung enggang tersebar luas di seluruh Afrika yang tinggal di habitat padang pasir gersang hingga lembab hutan tropis mengesankan menggunakan paruh besar tapi proporsional untuk mengusir panas dan menjaga suhu tubuh tetap stabil.



Thermal imaging mengungkap burung enggang menggunakan paruh besar sebagai ventilasi panas sebagaimana dilakukan Toucans Toco (Ramphastos toco). Para ilmuwan di Afrika Selatan mencetak foto inframerah 18 burung enggang di selatan gurun pada suhu dari 15 sampai 45 Celsius.

Ketika suhu udara menghantam 30,7 Celcius, perbedaan antar suhu permukaan paruh dan ruang mendorong enggang secara aktif membuang panas ke udara paling tidak 25,1 watt per meter persegi melalui parunhya. Pengelolaan trik keren ini dengan melebarkan pembuluh darah di paruh.

Sementara Toucans Toco membuang panas 60 persen dari total kehilangan panas melalui paruh mereka, enggang hanya menumpahkan hingga 20 persen kehilangan panas melalui metode ini. Para ilmuwan memasang teori bahwa semakin besar paruh maka semakin besar kemampuan membuang panas.

Jurnal : T. M. F. N. van de Ven et al. Regulation of Heat Exchange across the Hornbill Beak: Functional Similarities with Toucans?, PLoS ONE, May 18, 2016, DOI:10.1371/journal.pone.0154768

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…