Thursday, May 19, 2016

Fosil 1,56 Miliar Tahun Kehidupan Multiseluler Eukariota Besar di China

Penelitian ~ Fosil 1,56 miliar tahun ditambahkan ke dalam drama kehidupan di Bumi di saat miliar tahun membosankan. Fosil dari China menggeser waktu teoritis eukariota menjadi multisel.

Sebuah bentuk kehidupan multiseluler terlihat dengan mata telanjang mungkin telah muncul hampir 1 miliar tahun lebih awal dari teori. Pada umur 1,56 miliar tahun fosil yang ditemukan di China utara merupakan bukti terbaik keberadaan awal eukariota besar.

Eukariota adalah sel yang mengandung inti dan mesin membran dibungkus lainnya meliputi segala sesuatu dari tanaman hingga manusia yang dimulai dari transisi evolusioner paling penting organisme bersel tunggal menjadi multisel mampu menarik energi dari Matahari.

Hari ini makhluk hidup terbesar di Bumi termasuk paus biru, pohon baobab dan jamur raksasa. Tapi 1,56 miliar tahun lalu kompetisi untuk paling besar adalah pada skala yang berbeda. Fosil baru tanaman laut paling kuno dapat dilihat oleh mata telanjang dengan panjang 11 inci.


Tanda-tanda panggung kehidupan kompleks muncul kemudian dalam catatan fosil sekitar waktu 1,2 miliar tahun lalu sebelum ledakan Kambrium. Tapi hingga saat ini bukti jelas untuk organisme multisel skala besar kembali hanya sejauh 635 juta tahun.

Sisa-sisa kehidupan awal di Bumi sangat langka dan kadang sulit ditafsirkan menunjuk bukti sejak 3,8 miliar tahun lalu dalam batuan di Greenland mengandung jejak karbon sisa-sisa sel. Bukti sulit lainnya tampak sebagai fosil sel seperti batu pasir dating 3,4 miliar tahun di Australia.

Para ilmuwan pekan ini melaporkan temuan baru yang terdiri dari 167 fosil dating 1,56 tahun dengan beberapa sampai 30 cm panjang dan 8 cm lebar atau kira-kira ukuran jejak kaki manusia tempat peraduan kehidupan jauh lebih mundur ketika masih Bumi panas dan oksigen langka.

"Temuan kami mendorong kembali hampir 1 miliar tahun, eukariota multiselular makroskopik dibandingkan dengan laporan sebelumnya," kata Maoyan Zhu, paleobiolog Nanjing Institute of Geology and Palaeontology.


"Secara bersama-sama mereka bukti kuat evolusi awal organisme yang cukup besar untuk terlihat dengan mata telanjang. Ini benar-benar memperbaharui pengetahuan saat ini tentang sejarah awal kehidupan," kata Zhu.

Fosil adalah kompresi sel tergencet datar seperti selang taman hancur di bawah ban mobil atau seperti rumput laut. Bahkan organisme mungkin tampak sangat mirip dengan beberapa alga yang hidup di laut dangkal pada hari ini.

Setelah peregangan tubuh berurat sepanjang pantai, kehidupan laut kuno diawetkan di lapisan batu lempung. Di dalam batu para ilmuwan menemukan sel-sel dikemas erat dan karbon organik sebagai sisa-sisa sel. Tidak jelas mengapa muncul kesenjangan waktu, tapi mungkin faktor geokimia pelestarian material.

Jurnal : Shixing Zhu et al. Decimetre-scale multicellular eukaryotes from the 1.56-billion-year-old Gaoyuzhuang Formation in North China, Nature Communications, 17 May 2016, DOI:10.1038/ncomms11500
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment