Thursday, May 19, 2016

Ukuran Planet Kerdil Snow White Hanya Kalah Dari Pluto dan Eris

Penelitian ~ Planet kerdil 2007 OR10 sekarang lebih besar. Wawasan segar ukuran planet kerdil ketujuh di tata surya menjadi terbesar ketiga yang mengelilingi Matahari.

Sebuah dwarf planet di kedalaman tata surya yang ditemukan pada tahun 2007 oleh tim California Institute of Technology yang menggunakan Samuel Oschin Telescope di Observatorium Palomar kemungkinan jauh lebih besar dari keyakinan sebelumnya.

Kurcaci trans-Neptunian (225.088) 2007 OR10 pada dasarnya objek tanpa nama terbesar di tata surya dan terbesar ketiga dari populasi besar kerdil planet yang ditimbang tanpa pegangan periode rotasi objek dan data kecerahan terbatas mulai mendapatkan titik terang.

Julukan Putri Salju sebagaimana "kurcaci ketujuh" yang diposisikan dalam deretan planet di tata surya karena para astronom melihat objek misterius dan sampai sekarang tidak memiliki nama resmi sehingga hanya dikenal sebagai 2007 OR10.


Tetapi jika pengukuran baru terbukti akurat mungkin sudah saatnya membuat Putri Salju sebagai planet kerdil terbesar ketiga yang mengelilingi Matahari di bawah Pluto dan Eris sehingga lebih besar dari 3 lainnya yang sudah terlancur dicatat yaitu Haumea, Makemake dan Ceres.

Para ilmuwan menyajikan analisis baru termal dan rotasi komprehensif yang menggabungkan kurva cahaya optik Kepler dan inframerah Herschel sebagai solusi paling mungkin untuk mengukur dan diameter lebih besar juga menyiratkan gravitasi permukaan yang lebih besar memberi retensi volatil.

"Kami memperoleh diameter d = 1535 ^ {+ 75} _ {- 225} km yang menempatkan (225.088) 2007 OR10 benda terbesar ketiga trans-Neptunus. yang sesuai Albedo geometris visual p_V = 0,089 ^ {+ 0,031} _ {- 0,009}," kata András Pál, astronom Konkoly Observatory di Budapest.

"Revisi kami lebih besar untuk 2007 OR10 dan mungkin planet ini tertutup es volatil metana, karbon monoksida dan nitrogen yang mudah hilang ke ruang pada benda yang lebih kecil," kata Pál.

Mengukur dunia jauh adalah tugas rumit dan sampai saat ini Snow White dianggap sebagai objek terjauh kedua dari Bumi di tata surya. Banyak kasus planet muncul sebagai titik-titik cahaya dan astronom berjuang untuk mengetahui apakah planet kecil atau lebih besar berdasarkan terang atau gelap.

2007 OR10 awalnya dianggap berdiameter 1.280 kilometer hanya berdasarkan data ESA Herschel Space Observatory. Tapi pengukuran baru dilakukan Pál dan rekan mengkombinasi data NASA Kepler Space Telescope-K2 atau misi Kepler yang diperpanjang.

Kontribusi penting Kepler adalah identifikasi rotasi lambat 2007 OR10 pada porosnya yaitu 45 jam sebagai salah objek paling lambat di tata surya. Berbekal data tambahan Pál menghitung bahwa planet berdiameter 1.535 kilometer atau lebih besar 250 kilometer dari perkirakan sebelumnya.

Jurnal : András Pál et al. Large size and slow rotation of the trans-Neptunian object (225088) 2007 OR10 discovered from Herschel and K2 observations, arXiv, Submitted on 9 Mar 2016, arXiv:1603.03090
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment