Wednesday, May 18, 2016

Teknologi Terinspirasi Jaring Laba-laba Janji Manufaktur Benang Superelastis

Penelitian ~ Novel properti kawat cair terinspirasi laba-laba membentang benang sutra yang memberi awasan baru lahirnya teknologi bio-terinspirasi kepentingan manufaktur.

Kunci jaring laba-laba tidak roboh diterpa angin tapi malah berperilaku seperti ketapel kapiler yang memantul kembali sama halnya trampolin terletak pada hukum fisika di balik material hibrida yang diproduksi.

Tarikan lengket bola laba-laba di taman dan segera sehat kembali terungkap bahwa benang tidak pernah kendur tetapi selalu kencang bahkan ketika dipaksa harus melar beberapa kali dari panjang aslinya.

Para ilmuwan melaporkan rahasia bahwa setiap benang lepas segera tersambung dalam tetesan kecil lem berair yang melapisi dan mengelilingi serat inti halus spiral. Rincian teknik 'kawat cair' di jaring laba-laba menawarkan manufaktur serat komposit di laboratorium yang merentang dan kompresi solid.



Ribuan tetesan kecil lem mencakup jejaring spiral bola lebih sekedar benang lengket untuk menangkap lalat. Anehnya setiap paket tetes cukup di kulit berair menjadi rel dalam bit benang longgar dengan efek yang sangat baik menjaga benang span sepanjang waktu.

Sifat novel material mengandalkan keseimbangan halus antara elastisitas serat dan tegangan permukaan droplet. Teknik yang sama diterapkan di laboratorium menggunakan tetesan minyak pada filamen plastik berperilaku seperti sutra alami laba-laba dengan gulungan filamen melar dan kontraksi.

Jurnal : Hervé Elettro et al. In-drop capillary spooling of spider capture thread inspires hybrid fibers with mixed solid–liquid mechanical properties, Proceedings of the National Academy of Sciences, May 16, 2016, DOI:10.1073/pnas.1602451113
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment