Tuesday, May 10, 2016

Komet Manx Tanpa Ekor Kembali Setelah Mengelana dari Luar Tata Surya

Penelitian ~ Komet Manx kehilangan ekornya. Kapsul waktu pengelana miliar tahun di luar tata surya telah kembali untuk memberi jawaban sejarah evolusi halaman kita sendiri.

Komet tanpa ekor memberi sepotong sejarah awal tata surya bagian dalam sebelum terlempar keluar ke Oort Cloud dan sekarang menemukan jalannya kembali. Sebuah batu luar angkasa dengan kepribadian ganda lahir di dekat Bumi kembali ke rumah asal.

Setelah miliaran tahun mengarungi deep-freeze, sebongkah batu kuno kembali ke tata surya bagian dalam untuk pertama kalinya dan para astronom mendapat anugerah mempelajari petunjuk unik bagaimana rekonstruksi pembentukan Bumi dan planet-planet tetangganya.

"Jika Anda ingin menunjukkan spektrum, saya hanya mengatakan ini adalah asteroid bodoh," kata Olivier Hainaut, astronom European Southern Observatory di Jerman.

"Jika Anda menunjukkan orbit, saya mengatakan ya bahwa ini standar periode panjang komet. Tapi Anda tidak sama sekali berharap menemukan asteroid berbatu pada orbit awan Oort. Itu salah," Hainaut.



Tidak seperti asteroid, komet bukan batuan padat tapi seluruhnya es dengan segelintir debu dan beberapa kerikil. Kebingungan muncul dari jabaran komposisi berbatu khas sebuah asteroid yang belum pernah mengembara jauh dari Jupiter dengan rencana penerbangan di luar Neptunus.

Para ilmuwan menjuluki komet Manx yaitu kucing tanpa ekor. Terbentuk lebih dari 4 miliar tahun lalu di dekat Bumi, Venus dan Mars sebelum tabrakan besar yang melentingkan ke luar tata surya. Sekarang Manx berusaha kembali ke tempat asal.

"Ini super menarik karena bisa menjadi bagian dari apa yang membentuk Bumi," kata Hainaut.

Karena komposisi es, komet biasanya memiliki ekor seperti berasap ketika permukaan menguap dalam perjalanan medekati Matahari. Tapi komet Manx bagaimanapun tidak memiliki ekor seperti pertama kali terlihat tahun 2014 menggunakan PANSTARSS-S1 di Hawaii.

Keanehan tidak berakhir dengan komposisi membanggakan karena spektrum unik pantulan cahaya komet menunjukkan bahwa batuan belum pernah dipanggang terik Matahari seperti kumpulan asteroid yang nongkrong di sabuk antara Mars dan Jupiter.

"Kami sudah tahu banyak asteroid, tetapi mereka semua telah dipanggang miliaran tahun di dekat Matahari. Ini adalah asteroid mentah pertama kita bisa mengamati diawetkan dalam freezer," Karen Meech, astronom University of Hawaii di Honolulu.

Jurnal : Karen J. Meech et al. Inner solar system material discovered in the Oort cloud, Science Advances, 29 Apr 2016, DOI:10.1126/sciadv.1600038
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment