Thursday, May 5, 2016

Kunci Evolusi Otak Besar Manusia Adalah Tingkat Kecepatan Metabolisme

Penelitian ~ Manusia mengevolusi otak besar berkat peningkatan tingkat metabolisme tubuh yang membuat hdiup lebih panjang dan berkembang biak lebih cepat.

Kunci evolusi otak besar manusia adalah kecepatan metabolisme yang membuat Anda hidup lebih lama dan berkembang biak lebih banyak bahwa otak besar memungkinkan manusia melakukan hal-hal seperti berperang dan merenungkan tentang alam semesta.

Pergeseran speed metabolisme yang dilakukan nenek moyang dengan membakar kalori 27% lebih cepat dibanding rekan-rekan primata lainnya adalah upgrade baterai Energizer sehingga mesin mensuplai lebih banyak energi bagi evolusi otak yang semakin besar dan kuat.

Manusia berpisah dari kera lainnya ketika leluhur secara besar-besaran menggenjot sistem kalori bahwa peningkatan persneling metabolik setelah silsilah berpisah dari primata lainnya memberi tenaga cukup untuk menjalankan otak besar, suksesi generasi cepat dan hidup lebih lama.

Tingkat metabolisme lebih tinggi memenuhi pembangunan sel-sel otak yang haus energi dan untuk mencegah kehabisan bensin ketika makanan habis, manusia juga lebih gemuk dari primata lainnya dengan menyimpan cadangan lemak yang siap digunakan di masa paceklik.

Para ilmuwan pekan ini melaporkan tingkat metabolisme 141 manusia dan membandingkannya dengan simpanse, bonobo, gorila dan orangutan bahwa manusia membakar kalori jauh lebih cepat untuk bahan bakar otak, kebiasaan melahirkan anak dan mengisi umur lebih panjang.

"Jika Anda ingin membakar bahan bakar lebih cepat, lebih baik Anda memiliki tangki cadangan. Ini suit adaptif respon tekanan alam," kata Herman Pontzer, antropolog Hunter College di New York.

Selama 2 dekade terakhir para ilmuwan mencari jawaban timbal balik antara kebutuhan energi dari berbagai bagian tubuh manusia. Satu teori mengusulkan ketika otak mulai membesar secara dramatis sekitar 1,6 juta tahun lalu, genus Homo langsung mengevolusi usus kecil yang menghemat energi.

Teori lain menyarankan manusia mengurangi massa otot untuk menghemat energi, berjalan dan berlari lebih efisien dan mendapat kalori ekstra cepat dengan makanan lebih berkualitas, memasak untuk menghemat pencernaan dan berbagi makanan.

Pada tahun 2010 para ilmuwan mulai melakukan pengukuran pengeluaran total energi berbagai primata secara akurat untuk pertama kalinya dan orangutan memberi kejutan di tempat pertama bahwa mereka memiliki tingkat metabolisme paling rendah.

Sementara manusia dewasa dapat memiliki anak setiap 2 tahun atau lebih dan hidup sampai 80 tahun, simpanse sering mati pada umur 50 tahun. Setiap hari manusia membakar 400 kalori lebih banyak daripada simpanse dan bonobo, 635 lebih banyak dari gorila dan 820 lebih banyak dari orangutan.

Pada volume 1200 mililiter, otak manusia lebih dari 2 kali ukuran otak kera lain. Meskipun meningkatkan tingkat metabolisme adalah strategi evolusi berisiko tinggi karena jika makanan menjadi langka maka mati lebih cepat, manfaat dari otak yang lebih besar mungkin melebihi kerugian.

Manusia meningkatkan metabolisme karena, pertama, belajar berbagi makanan yang membuat kelompok-kelompok manusia awal lebih tangguh. Kedua, melakukan diversifikasi diet dan mengambil daging yang lebih banyak protein. Ketiga, menimbun deposit lemak tubuh yang berguna ketika makanan langka.

"Lemak adalah tangki cadangan yang memasok bahan bakar mesin metabolisme bahwa Anda lebih bertahan dibandingkan kera lainnya," kata Pontzer.

Jurnal : Herman Pontzer et al. Metabolic acceleration and the evolution of human brain size and life history, Nature, 04 May 2016, DOI:10.1038/nature17654
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment