Skip to main content

Beam Loss Monitoring (BLM) Pemburu Partikel Baru dalam Sampah LHC

Penelitian ~ LHC menyaring sampah bisa membantu menemukan sebuah partikel misterius. Residu tumbukan partikel yang berbahaya merusak mesin dan dibuang mungkin berisi permata.

Jika tidak muncul di tempat terduga, carilah di tempat sampah. Di situlah salah satu tim pemburu partikel di Large Hadron Collider (LHC) berpikir buruan mungkin bersembunyi sebagaimana sinyal dalam energi proton terbuang dari tungku balok.

Mesin LHC biasanya dimatikan selama musim dingin dan saat ini sedang bersiap-siap memulai tumbukan lagi akhir April atau awal Mei. Biasanya dua berkas proton mnyisir lingkaran cincin 27 kilometer menghancurkan bersama-sama dalam 4 detektor yaitu ATLAS, CMS, ALICE dan LHCb.

Desember lalu para ilmuwan mempresentasi hasil pertama upgrade pada tingkat energi tertinggi. Petunjuk partikel baru dan tak terduga pada kekuatan 750 gigaelectronvolts (GeV) memanggang teori asal-usul senyawa baru. Tidak jelas apakah partikel benar-benar ada sehingga penyatuan statistik prioritas utama.

Sekarang para ilmuwan mengusulkan hack untuk menciptakan cara baru pencarian partikel-partikel yang hilang terbuang karena seringkali proton dapat bertahan hidup dan lolos dari pantauan detektor ketika bergerak sedikit miring ke seluruh blok cahaya.

"Ini memiliki perbedaan yang luar biasa," kata Risto Orava, fisikawan University of Helsinki.

Proton sampah tidak lagi tersimpan di jalur cincin besar magnet dan bisa menimbulkan bahaya bagi mesin sehingga dibuang. Orava dan rekan menggunakan sistem Beam Loss Monitoring (BLM) sebagai bagian pencarian partikel fisika baru.

BLM melibatkan penggunaan serat optik untuk menghubungkan detektor pada kedua sisi eksprimen utama yang memungkinkan sistem persis mengukur waktu kedatangan proton dan mengkonfirmasi apakah 2 tabrakan yang sama telah memukul dua detektor pada waktu yang sama.

Referensi : Matti Kalliokoski, Jerry W. Lämsä, Mikael Mieskolainen, Risto Orava. Turning the LHC Ring into a New Physics Search Machine, arXiv, last revised 22 Apr 2016, arXiv:1604.05778

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…