Tuesday, April 5, 2016

Resekuen Genom Gorilla Dataran Rendah Barat (Gorilla gorilla gorilla)

Penelitian ~ Resekuensing genom Gorilla Dataran Rendah Barat (Gorilla gorilla gorilla) pada tingkat akurasi baru. Sekuen ulang pada tingkat kualitas lebih tinggi lebih dari genom manusia.

Pembacaan kedua ayat-ayat genetik gorila menunjuk betapa mirip beberapa leluhur terdekat manusia dalam pohon keluarga yang beringsut keluar dari kekerabatan simpanse dan bonobo bahwa hanya 1,6 persen gen mereka berbeda dari manusia.

String kode berulang genetik sering terjadi pada organisme dari waktu ke waktu dan melihat banyak redudansi dapat membantu mencari tahu sejarah spesies bahwa bottleneck populasi yang terjadi 50.000 tahun lalu menjadi inbrida mungkin lebih buruk dari sekuen yang disarankan pertama.

Para ilmuwan pekan lalu melaporkan hasil sekuens ulang Gorilla gorilla gorilla yang pertama kali diurutkan pada tahun 2012 dalam kondisi terfragmentasi dengan 433.861 kesenjangan karena hilang urutan dan dibangun menggunakan genom manusia sebagai acuan.

"Kesenjangan ini tidak acak, tetapi berkerumun di lokasi berulang. Jika genetikawan tidak bisa menentukan perbedaan struktural, mereka memiliki masalah pemahaman variasi genetik di dalam dan di seluruh spesies," kata Evan Eichler, genomikawan University of Washington.

Perakitan baru dilakukan de novo dengan penurunan luar biasa fragmentasi menggunakan teknologi sekuensing bersama kombinasi unik algoritma untuk merekonstruksi genom jauh lebih akurat yang diisolasi dari gorila bernama Susie di Lincoln Park Zoo Chicago.

"Perbedaan antar spesies membantu peneliti mengidentifikasi daerah genom manusia yang berkaitan kognisi, perilaku dan berbagai penyakit. Referensi genom lengkap dan akurat memungkinkan peneliti mengungkap perbedaan-perbedaan ini," kata Eichler.

Jurnal : David Gordon et al. Long-read sequence assembly of the gorilla genome, Science, 01 Apr 2016l, DOI:10.1126/science.aae0344
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment