Skip to main content

Galaksi Crater 2 Ditemukan Tetangga Baru Mengorbit Bima Sakti

Penelitian ~ Sebuah galaksi satelit yang tidak pernah terlihat tiba-tiba mengorbit Bima Sakti. Galaksi kerdil Crater 2 mengintai dalam rentang tepat di sisi galaksi kita sendiri.

Sebuah galaksi duduk 380.000 tahun cahaya di konstelasi Crater satelit terbesar keempat Bima Sakti hanya dilampaui Sagitarius Kerdil, Awan Besar dan Kecil Magellanic seperti gajah di pelupuk mata tak tampak bahwa rumpun alien dekat terlewatkan benar-benar tidak diduga.

Regim galaksi muncul mengorbit Bima Sakti dari suatu tempat. Scan langit baru saja mendapat kejutan besar perintah sebuah galaksi entah dari mana mengorbit kita sendiri di mana tidak ada orang yang pernah melihat sebelumnya bahwa banyak ruang yang tidak diketahui.

Meskipun tiba-tiba, temuan Crater 2 adalah prestasi seperti rusa melompat dari semak-semak waspada menatap para siluman dalam waktu lama karena kenyataannya telah ada selama ini dan selalu terlewatkan dengan sekian kali kelengahan memalukan para astronom.

Tidak ada yang salah dalam ukuran atas ketidakjelasan karena Crater 2 begitu besar sebagai galaksi terbesar keempat yang mengorbit Bima Sakti. Tidak bisa pula menyalahkan jarak karena orbit di sekitar Bima Sakti menempatkan tepat di depan pintu perjalanan transgalatik.

Foto: Vasily Belokurov

Para ilmuwan pekan ini melaporkan galaksi satelit samar karena cukup gelap meskipun besar dan dekat. Bahkan salah satu galaksi paling redup yang pernah terlihat di alam semesta dekat beberapa tetangga terang yang selama ini lolos dari deteksi perangkat apapun.

"Ini satelit terbesar keempat Bima Sakti," kata Gabriel Torrealba, astronom University of Cambridge.

Crater 2 tidak jelas bagi mata manusia, meskipun bintang individu yang mengisi galaksi terlihat. Para peneliti menemukan pada bulan Januari menggunakan algoritma komputer untuk mencari kepadatan bintang dari data yang diambil teleskop di Chile.

Definisi galaksi tidak menjelaskan tepi sehingga para ilmuwan kadang-kadang mengungkap ukuran dalam diamater cahaya yang membungkus bagian paling terang menuju setengah terang. Crater 2 kerdil memiliki diameter setengah 7000 tahun cahaya atau 2 kali bulan purnama.

Galaksi menghindari deteksi begitu lama karena bintang tersebar satu sama lain yang tampak seperti hantu, tapi mungkin tidak sendirian karena dekat 4 objek lainnya. Cluster globular serta 3 galaksi kerdil di Leo dapat menjadi bagian kelompok yang sekarang jatuh ke dalam Bima Sakti.

Referensi : G. Torrealba et al. The feeble giant. Discovery of a large and diffuse Milky Way dwarf galaxy in the constellation of Crater, arXiv, last revised 24 Mar 2016, arXiv:1601.07178

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…