Wednesday, April 20, 2016

Variasi 38 Gen Mendikte Kapan Anda Kehilangan Keperawanan

Penelitian ~ 38 gen mengatur kapan kehilangan keperawanan! Genetik menunjuk daerah genom yang terkait usia di mana orang melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya.

Kuas gen yang mempengaruhi atribut usia memberi tahu Anda kapan menyerahkan keperawanan bahwa penentuan usia oleh DNA terkait hubungan seks pertama kali terkait perilaku atas pengambilan risiko.

Di antara 38 bagian DNA yang mempengaruhi orang pertama kali berhubungan seks adalah gen yang mendorong biologi reproduksi seperti pelepasan hormon seks dan usia pubertas, sedangkan lainnya ditemukan muncul mempengaruhi perilaku, kepribadian dan penampilan.

Perempuan yang memiliki warna rambut merah dan kulit bintik-bintik cenderung menunda penyerahan keperawanan. Usia paling umum pria dan wanita adalah 18 tahun, perbedaan dalam DNA menjelaskan seperempat variasi di mana orang kehilangan keperawanan disamping faktor lainnya.

"Kami mampu menghitung untuk pertama kalinya bahwa ada komponen diwariskan seks pertama dan heritabilitas sekitar 25% sehingga salah satu sifat kuartal tiga perempat," kata John Perry, epidemiolog University of Cambridge di UK.

Para peneliti mengidentifikasi data rakit gen lebih dari 125.000 orang pada proyek UK Biobank. Salah satu varian gen bernama CADM2 terkait kehidupan seks seseorang lebih awal. Variasi lain yaitu MSRA ditemukan pada orang terkait dengan iritabilitas.

"CADM2 mengontrol koneksi sel dan aktivitas otak, kami temukan kemungkinan lebih besar memiliki kepribadian yang berani mengambil risiko dan lebih tinggi jumlah anak," kata Perry.

Penelitian sebelumnya menemukan link efek negatif pertumbuhan hormonal terlalu cepat saat anak-anak. Masa pubertas dini terkait dengan peningkatan risiko jangka panjang segudang penyakit seumur hidup seperti diabetes, masalah jantung dan beberapa jenis kanker.

Jurnal : Felix R Day et al. Physical and neurobehavioral determinants of reproductive onset and success, Nature Genetics, 18 April 2016, DOI:10.1038/ng.3551
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment