Monday, April 18, 2016

e-Kulit, Tato Smartwatch Kulit Elektronik Menyala Display Digital

Penelitian ~ e-Skin cara baru melukis cahaya ke tubuh dengan sebuah film ultra-tipis menampung LED fungsional, fleksibel, kedap air menjadi kulit bersinar pertama kalinya.

Satu langkah lebih dekat masa depan gemerlap yang dibayangkan ketika Anda menjadi kakek-nenek dengan menyalakan teknologi kulit elektronik sebagai layar cahaya sehingga konsumen berhemat perangkat elektronik sebagai teknologi efisien masa depan.

Penampang tipis dan fleksibel adalah bagian generasi baru elektronik dipakai mulai dari fitbits besar, smartwatches ultra-tipis hingga elektronik lainnya yang sampai hari biasanya tidak fleksibel. Tapi para ilmuwan pekan lalu melaporkan langkah bahkan lebih ringan dan fungsional.

"Munculnya ponsel telah mengubah cara kita berkomunikasi. Sementara alat komunikasi semakin kecil, perangkat masih diskrit bahwa kita harus datang dengan cara baru," kata Takao Someya, insinyur University of Tokyo.

e-Kulit dapat melakukan fungsi yang sama seperti perangkat genggam dan ditambah kemampuan untuk mengukur stres atau emosi users. Dalam visinya, e-kulit bisa mengubah komunikasi tanpa harus membawa perangkat setiap saat karena menyatu dengan tubuh.


"Ini meningkatkan cara kita berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita atau menambahkan dimensi baru bagaimana kita berkomunikasi," kata Someya.

Kulit elektronik ultra tipis, ultra fleksibel dan terbuat dari lapisan oxynitrite silikon dan parylene yang menyelimuti perangkat setebal 3 milimeter disebut Polymer Light Emitting Diodes (PLEDs) dan Organik photodetectors (OPDS) untuk melindungi dari dari kerusakan udara dan air.

Setiap fungsi diode kecil sebagai pixel tunggal. Ketika beberapa dioda menyala bersama-sama menciptakan tampilan yang dapat mencakup angka atau gambar. Para peneliti mengatakan film PLED juga menghasilkan lebih sedikit panas dan konsumsi daya sangat sedikit.

Komunitas medis telah lama menunggu teknologi yang mudah bergerak dan melentur dengan tubuh. Para pengembang e-kulit membayangkan jumlah penggunaan tak terhingga perangkat tertanam dalam film kulit seperti aplikasi pengukuran denyut nadi atau tingkat oksigen dalam aliran darah.



Para ilmuwan sebelumnya mengembangkan kulit elektronik bisa merasakan tekstur, panas dan mendengar suara. Tapi kulit baru dengan lapisan organik dan anorganik menjaga kelembaban disebut "pasivasi lapisan" untuk segel unsur-unsur korosif.

"Dunia memiliki display yang dapat mematuhi tubuh kita dan bahkan menunjukkan emosi atau tingkat stres atau kegelisahan kita," kata Someya.

Jurnal : Tomoyuki Yokota et al. Ultraflexible organic photonic skin, Science Advances, 15 Apr 2016, DOI:10.1126/sciadv.1501856
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment