Tuesday, April 12, 2016

Teknik Edit CRISPR/Cas9 Membuat HIV Makin Resisten Antiretroviral

Penelitian ~ HIV menentang upaya untuk mengedit virus keluar dari sel manusia dengan CRISPR/Cas9. Upaya menaklukkan HIV butuh lebih keras dan tidak akan teredia secepatnya.

Sebuah teknologi pengeditan gen yang menjanjikan menjadi tumpuan para ilmuwan untuk melemahkan HIV yang legendaris memiliki kemampuan resistensi terhadap obat antiretroviral justru membuat virus semakin kuat. Virus dengan cepat menahan serangan enzim Cas9.

Alat gen-editing sangat presisi disebut CRISPR terbukti sukses memotong genom virus dari sel host yang terinfeksi tampaknya harapan sia-sia, setidaknya untuk saat ini bahwa beberapa laporan 3 tahun lalu ternyata memberikan harapan palsu karena virus bisa bangkit kembali.

Sementara obat-obatan antiretroviral membuat orang bebas dari infeksi aktif, DNA HIV mengintegrasikan diri ke dalam genom host dan bersembunyi di bagian tubuh yang tidak dapat dicapai dan siap bangkit kembali setelah terapi infeksi aktif dihentikan.

Menggunakan CRISPR untuk memotong genom HIV dari semua sel termasuk gen-gen yang bersembunyi adalah salah satu dari beberapa strategi menjanjikan untuk membersihkan infeksi. Tetapi menghancurkan virus dalam sel darah putih dengan mengacau DNA adalah pedang bermata dua.

Ketika HIV menginfeksi sel T, genom masuk ke dalam sel dan membajak mesin DNA host untuk mereplikasi lebih banyak salinan virus. Tapi sel T yang dilengkapi dengan enzim Cas9 memotong urutan tertentu yang diharapkan melumpuhkan genom HIV tidak semudah membalik tangan.

Para ilmuwan pekan lalu melaporkan penggunaan CRISPR untuk memotong DNA virus dalam sel host untuk mendisfungsi mekanisme perbaikan alami sel dalam urutan genetik justru membuat virus semakin kuat dan kadang-kadang mampu mereplikasi lebih cepat dari sebelumnya.

"Di satu sisi, CRISPR menghambat HIV, tetapi di sisi lain membantu virus bertahan hidup. Lebih mengejutkan mutasi resistensi bukanlah produk viral DNA, melainkan diciptakan oleh mesin perbaikan sel sendiri," kata Chen Liang, imunolog McGill University di Montreal.

"Sisi terang bahwa ketika Anda tahu apa masalahnya dan bisa datang dengan cara baru untuk mengatasinya. Sama seperti HIV mampu lolos semua antiretroviral, memahami bagaimana HIV lolos membantu kita menemukan obat lebih baik," kata Liang.

Jurnal : Zhen Wang et al. CRISPR/Cas9-Derived Mutations Both Inhibit HIV-1 Replication and Accelerate Viral Escape, Cell Reports, April 7, 2016, DOI:10.1016/j.celrep.2016.03.042
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment