Monday, April 11, 2016

Teori Lain Penyebab Dinosaurus Punah, Malaria Paleohaemoproteus burmacis

Penelitian ~ Leluhur malaria mungkin ikut mengkudeta regim dinosaurus. Asal usul evolusi parasit Paleohaemoproteus burmacis yang dibawa nyamuk Anopheles lebih tua dari teori.

Nenek moyang malaria mungkin ikut menghapus kekuasaan dinosaurus setelah ratna mustika mengarsip asal usul evolusi parasit Plasmodium yang dibawa nyamuk Anopheles hari ini mungkin lebih tua dari teori dan menambah teori baru kepunahan dino.

Leluhur penyakit menggunakan vektor serangga berbeda dan strain parasit yang berbeda dan mungkin membantu membentuk evolusi di muka Bumi bahwa malaria yang berkembang pada serangga dengan host vertebrata pertama kali mungkin reptil termasuk dinosaurus.

Sekitar 100 juta tahun lalu seekor serangga terbaring sebelum terbalut damar indah yang membatu menunjuk bukti strain leluhur tertua malaria yang berarti kemungkinan menginfeksi bukan hanya nenek moyang mamalia, tapi dinosaurus juga.

Para ilmuwan pekan lalu melaporkan gigitan nyamuk periode tengah Cretaceous berisi sisa-sisa parasit malaria punah (P. burmacis) yang menyandang banyak kesamaan dengan parasit yang dibawa spesies nyamuk Plasmodium penyebab malaria.

"Bukti fosil malaria modern vektor nyamuk setidaknya 20 juta tahun dan bentuk-bentuk awal penyakit, tapi kami menunjuk setidaknya 100 juta tahun dan mungkin jauh lebih tua," kata George Poinar Jr., entomolog dari Oregon State University.

Sementara malaria menjadi momok manusia yang terus membunuh lebih dari 400.000 orang per tahun sering dianggap wabah modern terutama salah satu genus protozoa Plasmodium dan disebarkan nyamuk anopheles, strain paleo sudah mewarnai panggung heboh ratusan juta tahun lalu.


Poinar menyarankan asal-usul penyakit mematikan yang saat ini menginfeksi mamalia, burung dan reptil mungkin dimulai dari serangga seperti nyamuk yang menggigit para monster Cretaceous bahwa evolusi serangga penghisap darah sebagai vektor memainkan peran penting kepunahan dinosaurus.

Para ilmuwan selama ini memasang 2 teori populer penyebab kepunahan Cretaceous yang menghapus debut dinosaurus dari muka Bumi dikenal sebagai K-T boundary sekitar 65 juta tahun lalu. Poinar berpendapat serangga pembawa penyakit juga ikut berkontribusi.

"Ada peristiwa bencana terjadi sekitar waktu itu seperti dampak asteroid dan aliran lava. Tapi masih jelas bahwa dinosaurus perlahan-lahan punah selama ribuan tahun yang menunjuk masalah lain harus terjadi. Serangga dan mikroba patogen muncul sekitar waktu yang sama termasuk malaria," kata Poinar.

Malaria terlibat kepunahan banyak burung di Hawaii hanya dalam beberapa dekade terakhir terutama pada spesies tanpa perlawanan alami terhadap penyakit. Berbagai bentuk malaria dikenal sebagai penyakit kuno mungkin telah bekerja jutaan tahun lalu dan memiliki implikasi lain survival vertebrata.

Catatan pertama malaria manusia di China tahun 2700 SM dan beberapa ilmuwan menyatakan mungkin berperan jatuhnya Kekaisaran Romawi. Pada tahun 2015 WHO melaporkan 214 juta kasus malaria di seluruh dunia. Imunitas tidak terjadi secara alami dan pencarian vaksin belum tercapai.

Jurnal : George Poinar Jr. What Fossils Reveal About the Protozoa Progenitors, Geographic Provinces, and Early Hosts of Malarial Organisms, American Entomologist, 11 March 2016, DOI:10.1093/ae/tmw006
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment