Skip to main content

Planet Sembilan Bertanggung Jawab Kepunahan Periodik Bumi

Penelitian ~ Planet Sembilan bertanggung jawab bencana massal periodik di Bumi. Planet X hipotetik memicu hujan komet berakhir kepunahan massal Bumi pada interval 27 juta tahun.

Meskipun pencarian objek hipotetik Planet Sembilan telah dilakukan lebih dari 1 abad belum juga menampakkan punggung dalam cahaya tampak, keberadaannya nyata ketika disimpulkan berdasarkan anomali orbital yang terlihat di obyek Sabuk Kuiper.

Jika benar bahwa Planet Sembilan adalah raksasa gas 10 kali Bumi dan saat ini pada posisi 1000 kali jarak Bumi-Matahari datang dan pergi, sesekali mengirim hujan komet yang berujung kepunahan massal sebagaimana kecurigaan pertama pada tahun 1985.

Matematikawan melaporkan dendam lama bayangan misterius yang bertanggung jawab kepunahan massal periodik seperti terhapusnya dinosaurus dari muka Bumi bahwa planet kesembilan yang belum ditemukan memicu hujan komet setiap 27 juta tahun.


"Periodisitas 27 juta tahun kepunahan dalam catatan fosil telah dikonfirmasi menggunakan basis data selama 500 juta tahun terakhir," kata Daniel Whitmire, matematikawan University of Arkansas di Fayetteville.

Sampai hari ini ada 3 teori populer untuk menjelaskan kebiasaan rutin mandi komet di sekitar Bumi yaitu sebuah efek planet yang tidak diketahui, eksistensi bintang selain Matahari dan osilasi vertikal Matahari yang mengorbit dalam galaksi.

Dua gagasan terakhir kemudian dikesampingkan karena tidak konsisten dengan catatan paleontologi. Hanya Planet Sembilan tetap bertahan di panggung pembahasan sebagai hipotesis paling layak dan sekarang mendapatkan perhatian yang terus perbaharui.

Planet Sembilan yang mengelilingi Matahari dengan orbit miring perlahan-lahan berputar dan Sabuk Kuiper setiap 27 juta tahun mengirim komet ke tata surya bagian dalam. Komet tidak hanya hancur ke Bumi karena juga hancur di dalam Tata Surya bagian dalam.

"Planet jauh mungkin memiliki pengaruh signifikan evolusi kehidupan di Bumi. Saya menjadi bagian dari cerita ini selama 30 tahun," kata Whitmire.

Referensi:

Daniel P. Whitmire. Periodic mass extinctions and the Planet X model reconsidered, arXiv, last revised 21 Oct 2015, arXiv:1510.03097

Daniel P. Whitmire & John J. Matese. Periodic comet showers and planet X, Nature, 24 October 1984, DOI:10.1038/313036a0

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…