Langsung ke konten utama

Udang Gua Tanpa Mata Stygobromus allegheniensis Hidup Beku

Penelitian ~ Udang gua tanpa mata dapat hidup beku dalam es. Stygobromus allegheniensis yang hidup di gua-gua sepanjang timur laut Amerika Serikat mengeliat dalam beku.

Jauh di dalam gua-gua es Shawangunk Ridge di negara bagian New York bermukim crustacea kecil dengan kemampuan unik. Meskipun tanpa mata dapat mendeteksi panjang gelombang cahaya tampak dan masalah suhu membeku musim dingin.

Udang panjang 2 sentimeter selamat dari tekanan musim dingin yang mendorong ke titik beku meskipun penghuni gua biasanya tidak beradaptasi dengan titik beku karena gua batu kapur mempertahankan suhu tuang cukup stabil sepanjang tahun.

Tapi gua-gua berbeda. Salju dan udara dingin memasuki gua melalui lubang di bagian atas dan kemudian terjebak di dalam menciptakan lingkungan dingindi mana beberapa dinding dan lantai menjadi tertutup es padat.


Hewan umumnya bertahan di bawah titik beku dengan mengisi tubuh zat gliserol yaitu berbagai gula atau asam amino dan mencegah terbentuknya kristal es yang menghancurkan sel-sel. S. allegheniensis mungkin menggunakan materi kimia fisiologis yang mirip.

Jurnal : Luis Espinasa et al. A troglobitic amphipod in the Ice Caves of the Shawangunk Ridge: Behavior and resistance to freezing, Subterranean Biology, DOI:10.3897/subtbiol.15.4733


Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…