Wednesday, March 30, 2016

Peta Genetik Dampak Kawin Campur dengan Denisovan dan Neanderthal

Penelitian ~ Leluhur Anda kawin lebih dari sekali dengan manusia kuno misterius dan guratan di lanskap genetik mengungkap biaya berkembang biak dengan spesies nenek moyang berbeda.

Harta peninggalan leluhur tampak seperti tulang jari biasa, tapi ketika sekuen DNA diekstrak pada tahun 2010 terungkap silsilah sekelompok manusia purba misterius yang tidak telihat sebelumnya yaitu hominin Denisova.

Manusia modern membawa DNA Denisova yang berarti di beberapa titik di masa lalu mereka kawin dan memiliki anak. Tapi pekan ini para ilmuwan melaporkan semua cinta memiliki beberapa konsekuensi gelap termasuk anak laki-laki cenderung mandul.

Laporan sebelumnya juga menunjukkan bahwa hampir semua orang-orang non-Afrika hari ini memiliki beberapa DNA Neanderthal, sementara beberapa orang terutama orang-orang dari Oceania juga memiliki DNA Denisova.


Sampel 257 genom dari 120 populasi non-Afrika di seluruh dunia mengkonfirmasi temuan sebelumnya bahwa di antara penduduk asli hidup saat ini di Papua Nugini, Australia dan untaian pulau sekitarnya memiliki 3% dan 6% DNA Denisova bersama 2% DNA Neanderthal.

Manusia modern kawin dengan Denisovan sekitar 100 generasi setelah berpisah dengan Neanderthal dan laki-laki yang kebetulan membawa DNA hominin Denisova atau Neanderthal di bagian genom tidak berhasil dalam hal memproduksi keturunan yang lain.

Jurnal : Sriram Sankararaman et al. The Combined Landscape of Denisovan and Neanderthal Ancestry in Present-Day Humans, Current Biology, March 28, 2016, DOI:10.1016/j.cub.2016.03.037
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment