Tuesday, March 29, 2016

Ikan Gua Buta Cryptotora thamicola Berjalan di Darat Pakai 4 Sirip

Penelitian ~ Ikan gua aneh berjalan di air terjun seperti makhluk darat berkaki empat. Di Thailand Cryptotora thamicola menyampaiakan sedikit rahasia evolusi berjalan di darat.

Cavefish buta di Thailand berjalan naik di batu licin dan curam yang mengalir air cepat berkat tulang panggul yang sangat mirip landlubber berkaki 4 membuka ingatan masa lalu ketika transisi sirip menjadi kaki sebelum menghentak sejarah Bumi.

Ikan gua dan buta di Thailand sangat mengesankan tidak hanya dapat berjalan, tapi juga satu-satunya dari jenisnya yang bisa memanjat cepat di air terjun yang bergerak hampir seperti amfibi salamander sampai jauh ketika nenek moyang melakukanya.

Sementara jejak kaki paleo yang dibuat sirip tetrapoda menyeret tubuh di gua-gua Eropa dating kembali 400 juta tahun lalu tapi bukti skeletal awal makhluk adalah 375 juta tahun lalu, spesies modern Cryptotora thamicola malah mempertontonkan realtime.

Pendaki energik bahkan memiliki kemampuan berjalan di darat bahwa C. thamicola mengembangkan fitur yang memungkinkan bergerak seperti landwalker awal yang pertama kali ke darat sebagai jendela evolusi masa lalu makhluk berkaki 4 seperti tetrapoda.



Jika Anda melihat ikan terbang hingga mudskipper mengelabuhi gravitasi di Hawaii telah beradaptasi sejumlah perilaku berbeda untuk bergerak keluar dari air, tidak satupun mampu berjalan di darat dengan kiprah tetrapoda seperti vertebrata dari katak hingga manusia.

Para ilmuwan pekan lalu melaporkan tetrapoda panggung awal makhluk berkaki 4 berjalan di darat dilengkapi fitur yang memungkinkan mereka berjalan, bukannya berenang, termasuk kuku dan pertumbuhan tulang panggul sebagai penopang kaki berjalan.

"Hal ini fitur morfologi hanya terkait tetrapoda. Panggul dan tulang belakang menopang berat badan terhadap gravitasi dan menyediakan situs besar lampiran otot untuk berjalan," kata Brooke Flammang, ichthiolog New Jersey Institute of Technology.

Korset panggul memungkinkan gerakan sisi ke sisi seperti salamander atau apa yang dideskripsi sebagai pose merangkak atau berdiri. Ketika bergerak tubuh mengeliat atau bergoyang untuk menghasilkan mekanika berjalan.

Cavefish yang berjalan pertama kali ditemukan pada tahun 1985 adalah asli gua-gua di Thailand dan karena spesies langka dan dilindungi para peneliti berkunjung mengunjungi ke gua, mengambil video dan memeriksa spesimen yang diawetkan di museum Thai.

"Kita mendapat wawasan tentang plastisitas desain tubuh ikan dan fitur morfologi konvergen yang terlihat dalam evolusi tetrapoda," kata Flammang.

Jurnal : Brooke E. Flammang et al. Tetrapod-like pelvic girdle in a walking cavefish, Scientific Reports, 24 March 2016, DOI:10.1038/srep23711
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment