Thursday, March 24, 2016

Infeksi Parasit Otak Toxoplasma gondii Penyebab Ledakan Marah

Penelitian ~ Parasit otak di balik kemarahan meledak. Orang dengan gangguan eksplosif intermiten yang menyebabkan ledakan kemarahan lebih mungkin terinfeksi Toxoplasma gondii.

Jika Anda marah-marah di belakang kemudi bisa jadi perintah parasit. Orang yang mengalami Intermittent Explosive Disorder (IED) yaitu kondisi di mana mengutuk keterlaluan dalam merespon iritasi sepele lebih mungkin terinfeksi T. gondii.

Parasit umum Toxoplasma yang mereproduksi pada kucing dan tersebar dalam kotoran masuk ke manusia melalui rantai makanan daging mentah atau setengah matang, air terkontaminasi, lalapan atau sayuran yang tidak dicuci datang membuat zombie.

Meskipun terlalu dini pengambilan tindakan konkrit seperti menyingkirkan kucing dari sofa karena toxoplasma positif sangat lazim sehingga kebanyakan kasus mungkin tidak berbahaya, protozoa perlu dipersangkakan atas perubahan perilaku.

Toxoplasma sudah diketahui mengubah perilaku host dengan membajak tikus menjadi lebih berani mati dan tidak takut kucing. Ketika ditangkap dan dimakan kucing, parasit dapat menyelesaikan siklus hidupnya.

Toksoplasmosis pada wanita hamil menyebabkan keguguran dan masalah serius pada orang dengan sistem kekebalan lemah. Angka sangat lazim menunjuk sepertiga penduduk Inggris terinfeksi T. gondii.

Infeksi parasit pada manusia sering tanpa gejala fisik apa-apa, tapi beberapa penelitian telah mengkorelasikan dengan gangguan mental seperti skizofrenia dan bahkan meningkatkan kemungkinan kecelakaan lalu lintas jalan.

Para ilmuwan pekan ini melaporkan pembajakan manusia bahwa parasit T. gondii yang diidentifikasi dari sampel darah 358 orang dewasa juga dikaitkan dengan ledakan kemarahan tiba-tiba untuk berbagai sifat termasuk agresi dan kecemasan.

"Jenis pemicu biasanya provokasi sosial. Di tempat kerja bisa dari frustrasi interpersonal, di jalan disebabkan penyeberang memotong jalur," kata Royce Lee, neurosaintis University of Chicago.

Orang-orang yang positif paparan masa lalu T. gondii mencetak skala agresi lebih tinggi dibanding mereka yang negatif. Mereka yang didiagnosis IED memiliki angka 2 kali lebih mungkin infeksi parasit dibandingkan mereka yang tidak didiagnosis.

Meskipun konsisten dengan sejumlah laporan yang telah muncul 10 hingga 15 tahun terakhir yang menunjuk hubungan mental, temuan tidak menjawab apakah toxoplasma menyebabkan pola perilaku ataukah pola perilaku menyebabkan rentan infeksi.

Para ilmuwan belum menunjukkan bagaimana mekanisme toxoplasma dan ledakan agresif, tetapi mereka menyarankan sejumlah cara di mana infeksi mempengaruhi otak termasuk memicu aktivasi berlebihan sistem pertahanan diri.

Jurnal : Emil F. Coccaro et al. Toxoplasma gondii Infection: Relationship With Aggression in Psychiatric Subjects, Journal of Clinical Psychiatry, 2016, DOI:10.4088/JCP.14m09621
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment