Wednesday, March 9, 2016

Komunitas Bangkai Paus Minke Atlantik (Balaenoptera bonaerensis)

Penelitian ~ Bangkai Paus Minke Atlantik (Balaenoptera bonaerensis) menciptakan panggung habitat luar biasa sumber materi organik terkonsentrasi biota laut dalam.

Ketika Paus Minke tumbang mengisi kekosongan sumber makanan serta tempat-tempat baru evolusi dan keanekaragaman hayati. Kepiting Galatheid, siput Rubyspira dan cacing Polychaete termasuk spesies Osedax membangun kota di atasnya.

Para ilmuwan mengoperasikan kapal selam Shinkai 6500 untuk mendeskripsi komposisi masyarakat yang pesta pora mengerubungi bangkai raksasa pada kedalaman 4.204 meter di Samudra Atlantik.

Catatan pertama paus terbaring alami di perairan paling dalam Samudera Atlantik bahwa kerangka hanya menyisakan 9 tulang ekor terdegradasi di dasar laut paling tidak terendam sekitar 5 hingga 10 tahun.



Proses degradasi bangkai melewati beberapa tahap tumpang tindih. Tahap pertama tugas pemulung menghapus jaringan lunak, sementara para oportunis menjajah tulang dan sedimen sekitarnya.

Jurnal : Paulo Y. G. Sumida et al. Deep-sea whale fall fauna from the Atlantic resembles that of the Pacific Ocean, Scientific Reports, 24 February 2016, DOI:10.1038/srep22139
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment