Wednesday, March 2, 2016

Bangkai Babi Di Dasar Laut Medium Kimia dan Ekologi

Penelitian ~ Bangkai babi adalah proxy manusia ketika ditempatkan di dasar laut kedalaman 300 meter di Selat Georgia. Hiu, udang, kepiting dan fauna lainnya pesta pora jaringan lunak.

Observatorium experimental Victoria Experimental Network under the Sea (VENUS) dari Kanada memanfaatkan Instrumen kamera yang dioperasikan dari jarak jauh merekam terus menerus objek tenggelam.

Dua bangkai babi, satu terikat bebas dan satu terlindung kerangkeng, yang diletakkan di dasar laut selama musim semi dan musim gugur sebagai medium untuk mengukur kimia dan ekologi kelautan.

Tak berlangsung lama Hiu Hexanchus griseus cepat melahap bangkai yang terikat bebas, sementara invertebrata dan vertebrata kecil memulung sedikit demi sedikit tubuh yang terlindung.


Instrumen mencatat oksigen, suhu, salinitas, densitas, tekanan, konduktivitas, kecepatan, suara dan kekeruhan pada interval per menit selama 166 dan 134 hari masing-masing untuk studi lebih lanjut.

Jurnal : Gail S. Anderson & Lynne S. Bell. Impact of Marine Submergence and Season on Faunal Colonization and Decomposition of Pig Carcasses in the Salish Sea, PLoS ONE, DOI:10.1371/journal.pone.0149107


Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment