Skip to main content

Jaringan Saraf Artropoda Kambrium Chengjiangocaris kunmingensis

Penelitian ~ Sistem saraf dikonfirmasi di antara paling tertua dan paling rinci yang pernah ditemukan. Chengjiangocaris kunmingensis menawarkan wawasan unik evolusi arthropoda.

Seikat jaringan saraf langka dan rapi tersimpan dalam fosil mahkluk mirip udang C. kunmingensis yang digali di China Selatan kembali 520 juta tahun lalu diantara asal-usul paling awal sistem saraf sebelum tulang belakang.

Setengah miliar tahun lalu adalah waktu yang sangat penting sejarah kehidupan Bumi yang dikenal sebagai ledakan Cambrian di mana laju evolusi bergerak sangat cepat yang muncul indah dalam catatan fosil.

Tidak seperti tulang dan gigi yang biasanya ditemukan membatu, munculnya jaringan lunak dan saraf tertentu kehidupan zaman Kambrium awal adalah masalah lain yang membanggakan.

Sementara salah satu keluarga yang dikenal sebagai fuxhianhuiid pertama kali diidentifikasi 3 tahun lalu, penjelasan internal C. kunmingensis secara komprehensif kepemilikan sistem saraf datang pekan ini.

Para ilmuwan melaporkan fuxianhuiids sebagai leluhur langsung arthropoda modern dengan kaki bersendi dan badan tersegmentasi termasuk lobster, laba-laba dan kaki seribu menyoroti wawasan baru evolusi fauna berkerangka.

"Jaringan saraf sangat langka dan hanya sedikit spesimen menunjukkan jejak otak atau tali saraf," kata Javier Ortega-Hernandez, paleontolog University of Cambridge di UK.

Benang di bagian bawah tubuh adalah fitur interval cluster jaringan saraf disebut ganglia seperti untaian manik-manik gelap yang masing-masing mengalir ke perut dan mengendalikan motor sepasang kaki.


Meskipun struktur juga ditemukan pada arthropoda modern, fosil C. kunmingensis menyampaikan hal yang sama dengan sejumlah besar akar saraf bercabang sederhana menjadi benang-benang saraf lebih kecil.

"Ini sedikit jumlahnya. Satu-satunya kelompok di mana kita menemukan hampir sama pada cacing beludru," kata Ortega-Hernandez.

Temuan mengesankan membuka jendala unik bagaimana evolusi sistem saraf arthropoda selain juga sifat proses fosilisasi yang bisa mereplikasi berbagai koleksi di Museum.

Jurnal : Jie Yang et al. Fuxianhuiid ventral nerve cord and early nervous system evolution in Panarthropoda, Proceedings of the National Academy of Sciences, March 1, 2016, DOI:10.1073/pnas.1522434113
Tinuku

Comments

Popular posts from this blog

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Hidup Tanpa Ibu, Bayi Tikus Lahir Sehat Tanpa Pembuahan Sel Telur

Penelitian ~ Membuat bayi semakin mudah tanpa telur bahwa tikus lahir tanpa ibu. Embrio haploid atau parthenogenotes disuntik dengan sperma berhasil berkembang menjadi keturunan yang sehat.

Gambar Tiga Dimensi Struktur Detail Virus Zika Resmi Terbit

Penelitian ~ Struktur virus Zika dipetakan untuk pertama kalinya. Gambar 3D virus tidak hanya memancing inspirasi seni, tapi bisa pula memberi petunjuk bagaimana melawannya.