Langsung ke konten utama

Tim DZero Fermilab Temukan Tetraquark Empat Rasa Berbeda

Penelitian ~ Fisikawan Fermilab menemukan kemungkinan baru tetraquark. DZero mengumumkan temuan partikel yang diyakini bagian keluarga eksotis tetraquark.

Meskipun collider Tevatron di Fermilab resmi pensiun tahun 2011 setelah sejarah panjang kemuliaan temuan ilmiah, run data masih menghasilkan hal-hal menarik yang elementer mengisi alam semesta.

Sinyal tersembunyi dalam bongkahan data yang memenuhi lima sigma standar emas signifikansi fisika partikel bahwa hanya sekitar 1 dari 6 juta kesempatan sebagai temuan kebetulan mengkonfirmasi dugaan partikel baru.

Pertama kali diteorikan Murray Gell-Mann dan George Zweig tahun 1964 bahwa quark yang diketahui terkecil dari materi biasanya bergabung dalam kelompok 2 atau 3 untuk membentuk partikel subatom bisa lebih banyak.

Proton dan neutron dalam inti atom masing-masing terdiri dari kombinasi 3 quark yang datang dalam 6 rasa berbeda yaitu up, down, strange, charm, bottom dan top dalam ratusan kombinasi.

Pekan ini tim kolaborasi DZero di fasilitas Fermilab U.S. Department of Energy mengumumkan temuan partikel baru yang diyakini menjadi bagian keluarga eksotis tetraquark tanpa keraguan.

"Kami melaporkan pengamatan struktur X (5568) di urutan pembusukan → B0sπ ±, B0S → J / ψφ, J / ψ → μ + μ-, φ → K + K sebagai pengamatan pertama hadronic dengan quark valensi berbeda," kata Nigel Lockyer, Direktur Fermilab dan rekan.

"Temuan anggota unik keluarga tetraquark dengan empat rasa quark berbeda membantu teori pengembangan model yang memungkinkan pemahaman lebih dalam," kata Lockyer.

Untuk waktu yang lama fisikawan harus melihat bukti quark datang dalam konfigurasi selain 2 atau 3 meskipun Gell-Mann memperkirakan kemungkinan ada partikel terbuat dari 4 atau bahkan 5 quark.

Tahun 2003 fisikawan Jepang menemukan bukti pertama tetraquark dan sejak itu beberapa kandidat tetraquark lainnya diidentifikasi di LHC Beauty Large Hadron Collider di tahun 2014 dan 2013.

Seperti namanya jenis-jenis partikel terdiri dari 4 quark erat terikat bersama oleh gaya nuklir kuat. Pentaquark bahkan lebih eksotis, partikel terdiri dari 5 quark diidentifikasi kolaborasi LHCb tahun 2015 menjadi top sains.

Tetraquark X (5568) tidak biasa bahkan di antara anggota keluarga eksotis yang umumnya mengandung setidaknya 2 quark dari rasa yang sama. X (5568) terdiri quark dari 4 rasa berbeda yaitu up, down, strange dan bottom.


Tim DZero menemukan partikel baru dengan memilih keluar tanda tangan pembusukan unik data Tevatron selama kurun tahun 2002-2011 yang melibatkan miliaran peristiwa tumbukan.

"Pertanyaan berikutnya memahami bagaimana 4 quark menyatu. Semua bisa meringkuk bersama dalam satu bola atau mungkin salah satu pasang quark terikat erat pada jarak tertentu dari pasangan lainnya," kata Paul Grannis, juru bicara DZero.

Di antara wawasan lain penjelasan lebih lanjut struktur internal dan sifat tetraquark baru ini yang memberitahu fisikawan tentang bagaimana gaya kuat bekerja untuk mengikat partikel subatom bersama-sama.

Rujukan : D0 Collaboration. Observation of a new B0sπ± state, arXiv, last revised 25 Feb 2016l, arXiv:1602.07588

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…