Wednesday, February 24, 2016

Pengukuran Rotasi, Hujan Kaca dan Besi Panas Exoplanet 2M1207b

Penelitian ~ Rotasi planet yang mengorbit bintang lain diukur untuk pertama kalinya. Pengamatan langsung pertama sebuah planet hujan kaca di luar tata surya.

Exoplanet 2M1207b bermassa 2 hingga 5 kali Jupiter pengorbit coklat kerdil 5 sampai 7 kali lebih besar darinya menandai pertama pengukuran langsung rotasi planet semenjak 12 tahun temuan pertama planet di luar tata surya.

Hubble Space Telescope mengukur perubahan kecerahan 2M1207b menunjuk perbedaan dalam awan yang menyelubungi planet raksasa sebagai sidik jari molekul yang tambal sulam.

Rotasi planet menciptakan siklus 10,7 jam dengan variasi 1,36 persen pada kecerahan 0,78 persen deteksi emisi inframerah. Variasi gelombang sedikit lebih panjang bahwa 1 putaran kira-kira setara dengan Jupiter pada 10 jam.

Jarak 2M1207b dengan bintang host 2M1207 adalah 8 miliar kilometer atau 50 kali jarak Bumi-Matahari Tapi suhu panas hampir seluruhnya mengisi internal karena baru berusia 10 juta tahun dan kontraksi masih meludah banyak energi.

"Amplitudo 1,36% di F125W dan 0,78% di F160Wdengan gelombang sinus kurva cahaya, kami menemukan periode konsisten 10,7 + 1,2-0,6 jam dan fase yang sama di kedua band," kata Yifan Zhou, astronom University of Arizona.

Suhu tinggi memancarkan banyak cahaya inframerah, tapi tidak seterang harapan bahkan sebelum pengamatan. Para peneliti berspekulasi planet diselimuti awan secara tambal sulam datang dan pergi.

"Suhu atmosfer sekitar 1.200 hingga 1.400 derajat Celsius cukup untuk mnguapkan batu. Di ketinggian hujan kaca dan di dataran rendah hujan besi," kata Zhou.

Dua tahun lalu peta cuaca katai coklat WISE J104915.57-531906 diukur dengan teknik serupa memungkinkan pengukuran rotasi benda-benda. Tantangan datang ketika pencitraan langsung terhadap exoplanet untuk memperoleh kurva cahaya presisi tinggi.

Kesamaan massa antara 2M1207 dengan 2M1207b dan jarak keduanya menyarankan asal-usul sistem terletak pada 2 disk kecil gas yang runtuh secara independen, bukan obyek kecil yang membentuk bagian luar dari disk besar.

Fakta bahwa Hubble mampu mendeteksi rotasi 2M1207b meningkatkan kegembiraan prospek James Webb Telescope (JWST) yang diluncurkan pada tahun 2018 dan jauh lebih sensitif.

Rujukan : Yifan Zhou et al. Discovery of Rotational Modulations in the Planetary-Mass Companion 2M1207b: Intermediate Rotation Period and Heterogeneous Clouds in a Low Gravity Atmosphere, arXiv, Submitted on 9 Dec 2015, arXiv:1512.02706
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment