Tuesday, February 23, 2016

Uji Klinis Cincin Vaginal Dapivirine Anti-Infeksi HIV Agak Sukses

Penelitian ~ Cincin vaginal agak efektif mencegah infeksi HIV. Uji klinis tahap I menunjuk beberapa wanita gagal secara konsisten menggunakan perangkat uji.

Sebuah cincin vagina diresapi antiviral tampaknya menawarkan perlindungan terhadap infeksi HIV meskipun tidak sebanyak perkiraan. Dua uji klinis inovatif pencegahan HIV membawa hasil agak sukses.

Wanita yang menggunakan cincin memiliki risiko 27 persen lebih rendah infeksi HIV dibanding plasebo. Uji klinis terpisah kedua memiliki hasil yang relatif konsisten yaitu penurunan 31 persen.

Eksperimen yang dilakukan tim peneliti internasional melibatkan perempuan di sub-Sahara Afrika sebagai upaya bijaksana perlindungan jangka panjang diharapkan membantu perempuan terlindung dari infeksi.

Uji klinis pertama cincin vagina membawa obat Dapivirine dan berlangsung selama 1 bulan melibatkan partisipasi 2.629 wanita yang secara acak menggunakan cincin atau plasebo.

Sebanyak 71 wanita pengguna Dapivirine terinfeksi dibanding 97 wanita plasebo. Meskipun secara keseluruhan cukup sukses, para peneliti mencatat sejumlah faktor rumit yaitu tingkat kepatuhan dan konsisten penggunaan rendah.

Eksperimen kedua melibatkan 1.959 perempuan di Afrika Selatan dan Uganda. Hasil dirilis lebih awal menyusul keputusan penghentian kelompok plasebo di Afrika Selatan dan menawarkan kepada setiap wanita yang berpartisipasi.

Cincin belum ada di pasaran, tetapi hasil nyata sudah terlihat. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa kepatuhan terhadap profilaksis HIV oral tinggi hanya pada studi non-random dan partisipan benar-benar tahu mereka mendapat obat.

Jurnal : Jared M. Baeten et al. Use of a Vaginal Ring Containing Dapivirine for HIV-1 Prevention in Women, New England Journal of Medicine, February 22, 2016, DOI:10.1056/NEJMoa1506110
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment