Skip to main content

Raksasa Lapis Baja Glyptodont Leluhur Armandilo Modern

Penelitian ~ Armadillo kuno sebesar Volkswagen Beetle benar-benar kerabat langsung armandilo modern bahwa keluarga kuno glyptodont di Amerika Selatan sepupu Texas roadkill.

Charles Darwin ketika kembali dari ekspedisi kapal Beagle pada tahun 1836 membawa beberapa fosil misterius dari Amerika Selatan termasuk spesimen yang tampaknya lapis baja raksasa.

Setelah ia memberi nama glyptodont, paleontolog telah lama menduga entah bagaimana mamalia seukuran VW Kodok yang membual duri di ujung ekor mungkin digunakan dalam pertempuran terkait armadillo modern.

Para ilmuwan pekan ini melaporkan data genetik kembali ke atas doedicurus bahwa Darwin benar nenek moyang hewan seragam ksatria glyptodont yang lama punah memang sangat erat terkait armadillo modern.

"DNA kuno memiliki potensi memecahkan sejumlah pertanyaan seperti posisi filogenetik atau hubungan evolusioner mamalia punah," kata Hendrik Poinar, genetikawan McMaster University di Hamilton, Canada.

"Tapi seringkali sangat sulit mendapatkan DNA dari spesimen fosil. Dalam kasus ini, kami menggunakan trik mengeluarkan fragmen DNA dan merekonstruksi genom mitokondria," kata Poiner.

Para peneliti menempatkan pohon keluarga dengan mengambil fragmen DNA spesimen fosil Doedicurus berumur 12.000 tahun yang digali abad ke-19 di Buenos Aires dan rekonstruksi genom mitokondria menyandingkan armadillo modern.

Sebuah kelompok kuno menyimpang sekitar 35 juta tahun lalu dari leluhur tunggal seberat 6 kilogram. Glyptodont ssebagai penerus kemudian menggelembung tubuh dengan panjang lebih dari 3,5 meter dan berat 2 metrik ton.


Tidak seperti armadillo hidup yang dapat menggulung menjadi bola untuk melindungi diri, glyptodont menyatu karapas dan tergantung pada cangkang. Ekor berduri dipukul ke segala arah untuk menghukum musuh.

Sementara ukuran besar membuat lebih tangguh dari sepupu modern, Glyptodont bergabung megafauna lainnya sekarat selama Zaman Es terakhir. Tapi sekarang kita tahu bahwa garis keluarga mereka masih hidup.

Hari ini armadillo hidup dalam berbagai ukuran dari tupai berukuran, 85-gram Armandilo Peri Merah Muda peri seberat 85 gram atau setara tupai hingga Armadillo Raksasa seberat 54 kilogram atau setara babi kecil.

Jurnal : Frédéric Delsuc et al. The phylogenetic affinities of the extinct glyptodonts, Current Biology, 22 February 2016, DOI:10.1016/j.cub.2016.01.039
Tinuku

Comments

Popular posts from this blog

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Hidup Tanpa Ibu, Bayi Tikus Lahir Sehat Tanpa Pembuahan Sel Telur

Penelitian ~ Membuat bayi semakin mudah tanpa telur bahwa tikus lahir tanpa ibu. Embrio haploid atau parthenogenotes disuntik dengan sperma berhasil berkembang menjadi keturunan yang sehat.

Gambar Tiga Dimensi Struktur Detail Virus Zika Resmi Terbit

Penelitian ~ Struktur virus Zika dipetakan untuk pertama kalinya. Gambar 3D virus tidak hanya memancing inspirasi seni, tapi bisa pula memberi petunjuk bagaimana melawannya.