Langsung ke konten utama

Kamuflase Aktif Robot Bunglon Plasmonik Berubah Warna

Penelitian ~ Robot bunglon berubah warna untuk berbaur dengan lingkungan. Karakter warna-warni robot bunglon model cetak 3D responsif warna latar belakang.

Pengembangan metode kamuflase aktif yang merespon lingkungan dengan cepat melalui perubahan berbagai warna untuk mencocokkan latar belakang telah menjadi tantangan para ilmuwan.

Sekarang Guoping Wang, materiolog Sun Yat-Sen University di Guangzhou, dan rekan melaporkan sebuah metode berdasarkan kombinasi array nanodot bimetal dan bias elektrokimia untuk memodulasi plasmonik.

Bunglon mekanik biomimetik dan layar matriks aktif menampilkan warna dan teknologi kamuflase baru suatu hari nanti memungkinkan kendaraan militer atau pelindung tubuh berbaur sempurna dengan latar belakang.

Robot berselimut plasmonik menghasilkan warna dengan memanfaatkan interaksi antara struktur nano dan medan listrik pada lembaran kaca dan deposit emas masing-masing 50 nanometer.

Casing berisi gel elektrolit mengandung ion perak. Ketika cahaya memukul, struktur nano emas menghasilkan riak elektron plasmon yang menentukan sifat reflektif dan menyerap cahaya lingkungan.




Mechanical Chameleon through Dynamic Real-Time Plasmonic Tuning

Guoping Wang et al.

ACS Nano, January 13, 2016, DOI:10.1021/acsnano.5b07472

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…