Skip to main content

Pembersihan Sel-Sel Zombie Perpanjang Umur 27 Persen

Penelitian ~ Menghapus sel-sel usang membuat hidup lebih lama dan sejahtera, sebuah janji anti-penuaan untuk memperpanjang rentang hidup semakin mudah.

Perlombaan strategi anti-penuaan menemukan cara baru. Pembersihan sel-sel tua yang bersembunyi di dalam jantung, liver, ginjal dan bahkan mungkin otak menunda rekening kematian puluhan tahun.

Sebuah obat bukan untuk mengobati kondisi tetapi untuk mencegah kematian adalah dambaan luar bisa semua orang jika segera bergerak menuju uji klinis dan tak lama resep siap di tangan.

Meskipun bukan tongkat ajaib yang membuat Anda hidup selamanya, tembakan bertarget sel pikun memutar kembali waktu dan meningkatkan kesehatan secara berkala dengan tambahan hidup 80 sampai 100 tahun.

Membunuh sel usang membantu tikus paruh baya hidup lebih panjang dan sehat. Pembersihan sel-sel pikun meningkatkan rentang hidup rata-rata 24 hingga 27 persen lebih dibanding tikus di mana sel-sel pikun normal seiring usia.

Penghapusan sel tua juga meningkatkan kembali fungsi jantung dan ginjal. Jika temuan konsisten diterapkan pada manusia, metode yang sama sekali baru dalam daftar pendekatan anti-penuaan.

Sebuah janji baru pencegahan karena Anda tidak pernah membiarkan sel tertimbun sehingga menjauhkan penyakit yang berkaitan dengan usia. Liver, jantung dan ginjal pulih, tidak ada katarak dan kanker bahkan tampak lebih muda.

Para ilmuwan pekan ini merancang strategi untuk menghapus sel-sel tua agar melakukan bunuh diri. Sebuah protein disebut p16 menumpuk dalam sel pikun dan jentikan gen untuk protein menyebabkan mereka bunuh diri.

"Ini adalah strategi pencegahan karena kita tidak pernah membiarkan sel pikun menumpuk," kata Darren Baker, biolog Mayo Clinic di Rochester, Minnesota.

Sel enescent tidak mati tetapi hidup sebagai zombie yang berhenti membelah dan melanjutkan tugas seperti biasa. Sel meringkuk bahkan memompa keluar materi kimia inflamasi yang merusak jaringan sehat di sekitarnya.

Jika sel-sel induk telah berhenti membelah, organ tubuh memburuk karena tidak dapat mengganti sel-sel yang telah mati. Selain itu kimia sel zombie juga mempromosikan pertumbuhan tumor.

DNA mengaktifkan produksi p16 sehingga setiap kali p16 muncul terjadi bunuh diri juga. Protein bunuh diri membutuhkan kimia mitra agar benar-benar membunuh sel sehingga para peneliti hanya menyuntikkan materi kimia mitra.

"Jika Anda bertanya beberapa tahun lalu, saya mengatakan masih jauh. Tapi kami sudah bekerja dengan perusahaan untuk mendesain obat yang membunuh sel-sel pikun dan ini lebih mudah dari dugaan," kata Baker.




Naturally occurring p16Ink4a-positive cells shorten healthy lifespan

Darren J. Baker et al.

Nature, 03 February 2016, DOI:10.1038/nature16932

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…