Tuesday, February 2, 2016

Exoplanet J2126 Mengorbit Bintang Kerdil 1 Triliun Kilometer

Penelitian ~ Planet kesepian mengorbit 1 triliun kilometer dari bintangnya, exoplanet J2126 yang dianggap mengambang bebas akhirnya tidak begitu kesepian.

Sebuah sambungan telepon yang tak terjawab, katai merah dan planet raksasa penyendiri berbagi petak langit sekarang tidak begitu kesepian. Hanya jarak orbital begitu besar belum pernah Anda lihat.

Sementara objek hipotetik Planet Sembilan yang diusulkan pekan lalu mengorbit Matahari sekali setiap 20.000 tahun, analisis data baru menunjuk planet jauh membutuhkan 900.000 tahun untuk menyelesaikan satu orbit.

J2126 atau 2MASS J21265040-8140293 bermassa 13 kali Jupiter mengorbit bintang TYC 9486-927-1 pada jarak 6.900 Unit Astronomi atau 643 miliar mil atau 1 triliun kilometer atau 6.900 kali jarak Bumi-Matahari.

Para ilmuwan mengumumkan pemberitahuan planet dengan orbit terbesar yang belum ada sebelumnya. J2126 yang sebelumnya dianggap planet mengambang bebas pada dasarnya mengorbit sebuah bintang kerdil kelas M.

"Ini sistem planet terluas yang ditemukan sejauh ini. Kedua objek telah dikenal selama 8 tahun, tapi belum ada yang membuat hubungan di antaranya," kata Niall Deacon, astronom University of Hertfordshire di UK.

TYC 9486-927-1 pertama kali ditemukan tahun 2006, sementara tetangganya yang kecil J2126 terlihat tahun 2008. Pada tahun-tahun sejak temuannya kedua objek melayang ke arah sama cukup mencurigakan.

Deacon dan rekan mengukur kedua benda dan berpikir jika keduanya berjalan bersama-sama karena ditambatkan oleh gravitasi dengan J2126 yang mengorbit TYC 9486-927-1.


Perbedaan planet dan bintang pada dasarnya adalah degradasi kabur. J2126 bukan bintang karena terlalu kecil tenaga untuk membakar hidrogen dan bukan juga planet karena sangat besar.

Tapi sebagai hybrida planet raksasa bintang kerdil, J2126 dan TYC 9486-927-1 memiliki banyak implikasi penting bahwa benda-benda yang mengorbit dalam radius gravitasi pada dasarnya adalah kerabat.

Hubungan gravitasi memberi kebebasan para astronom menerjemahkan apa yang mereka ukur dari satu objek ke objek lainnya dan menjadi salah satu sistem patokan penting di masa depan.
A nearby young M dwarf with a wide, possibly planetary-mass companion

Niall R Deacon, Joshua E Schlieder, Simon J Murphy

arXiv, Submitted on 22 Jan 2016, arXiv:1601.06162
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment