Tuesday, January 5, 2016

Tembakan Lidah Super Bunglon Rhampholeon spinosus

Penelitian ~ Bunglon kecil dengan paket lidah dan pukulan powerfull. Rhampholeon spinosus menebar mimpi buruk perlombaan persenjataan evolusioner.

Bunglon terkecil R. spinosus dengan pukulan lebih tinggi dari kelas berat badan sendiri mengemas daya lidah relatif lebih kuat dibanding rekan keluarga yang lebih besar.

Kecil dan perkasa. Ketika mengibaskan lidah untuk memukul jangkrik dan lalat, hentakan kekuatan sampai 264 kali gaya gravitasi dan kecepatan sekejap hingga hanya kamera berkecapatan tinggi yang bisa menonton.

Lidah salamander amfibi memiliki reputasi lebih cepat dari lidah bunglon, tetapi bunglon meraih tropi klasemen akhir rudal balistik di atas semua reptil lainnya, burung dan mamalia.

Semantara roket NASA mengirim astronot ke orbit dengan percepatan puncak 3g, jet tempur F-16 hanya 7g dan pilot dan astronot kehilangan kesadaran pada 9g, bunglon cukup membenturkan Anda dari mobil ke dinding dengan tengkorak fatal.

Makhluk invertebrata kecil kutu melompat atau rahang semut Odontomachus brunneus mengelola kecepatan tinggi, tapi lidah bunglon mendapatkan akselerasi dari 0 ke 60mph hanya dalam seperseratus detik.

Untuk menjaga menjaga metabolisme, bunglon kecil perlu relatif lebih banyak makanan per ons berat badan daripada sepupu mereka yang lebih besar agar lidah super memungkinkan menangkap mangsa besar.

"Spesies kecil memiliki kinerja lebih tinggi dari spesies lebih besar. Kekuatan mekanisme amplifikasi dan tuntutan metabolik mendorong evolusi morfologi," kata Christopher Anderson, biolog Brown University.



Sebuah teori mengatakan gudang kekuatan evolusioner adalah bagian dari paket adaptasi para makhluk kecil dengan mengkonsumsi lebih banyak energi per berat badan untuk tetap hidup.

Lidah menempel tulang dengan selubung tubular lilitan otot. Para ilmuwan sudah tahu bahwa lidah bunglon adalah hal-hal luar biasa. Bunglon tidak menggunakan kekuatan otot untuk membentak lalat yang lewat.

Terjepit di antara otot dan tulang adalah jaringan ikat elastis. Sebelum mengibaskan lidah, otot tubular kontraksi yang mengetuk jaringan elastis seperti kawat busur untuk menghasilkan energi.

Tapi penelitian fisika sebelumnya lebih banyak dilakukan pada spesies yang lebih besar. Udang mantis mengibaskan cakar secepat hamburan peluru pistol kaliber 0,22 dan hewan kecil dituduh tidak luwes.

Anderson menggunakan video berkecepatan tinggi untuk merekam aksi tembakan lidah 55 bunglon individu dari 20 spesies yang berbeda dari ukuran panjang 4 cm hingga 20 cm.

Bunglon menjulurkan lidah 1,5 sampai 2,5 kali panjang tubuh sendiri. Semakin kecil bunglon semakin jauh lidah menjulur, semakin cepat dan memiliki kekuatan lebih banyak secara proposional.

"Power output 14.000 watt per kilogram," kata Anderson.

Angka adalah pengukuran tingkat energi yang dilepaskan lidah. Sebagai perbandingan, tenaga puncak pukulan otot sayap vertebrata ketika lepas landas secara vertikal hanya 1.100 watt per kilogram.
Off like a shot: scaling of ballistic tongue projection reveals extremely high performance in small chameleons

Christopher V. Anderson

Scientific Reports, 04 January 2016, DOI:10.1038/srep18625
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment