Saturday, January 23, 2016

Dracoraptor hanigani Neo-Theropoda Trias dan Jurassic

Penelitian ~ Fosil Welsh adalah tulang spesies baru dinosaurus Jurassic Dracoraptor hanigani yang berarti 'naga perampok' datang ke Inggris dengan pangkat tertua.

Salah satu spesimen fosil tertua di dunia mengisi leluhur yang lama hilang silsilah periode Jurassic. Dinosaurus remaja terkubur di Lavernock Point di Wales mengekspos batuan tepat di antara Trias akhir dan Jurassic awal.

Entah bagaimana neo-theropoda tinggi 70 cm dan panjang 2 meter berhias gigi karnivora beserta ekor panjang dan berjalan bipedal lincah 200 juta tahun lalu mengendap-endap di pulau-pulau Wales.

Para ilmuwan melaporkan kerangka parsial dinosaurus baru termasuk tengkorak dan gigi dari pantai dekat Cardiff sebagai spesies baru dan genus dinosaurus theropoda yang hilang.


"Hanya beberapa genggam spesimen di seluruh dunia berasal dari periode ini dan kebanyakan hanya fragmen," kata Steven Vidovic, paleontolog University of Portsmouth di Inggris.

Awal Jurassic adalah saat kritis sejarah evolusi dinosaurus karena sebuah peristiwa kepunahan masal di akhir Triassic menghapus banyak tanaman dan hewan, tetapi tidak dinosaurus.

Spesies yang menyeberang ke Jurassic memegang petunjuk bagaimana diversifikasi ke banyak spesies yang hidup ke tengah-tengah Jurassic di antaranya adalah leluhur burung.


Masih ada beberapa perdebatan apakah Dracoraptor bertanggal Trias akhir atau awal Jurassic karena tidak ada fosil dari spesies yang dikenal di atas dan di bawahnya untuk mempersempit kronologi.

"Sekitar 200 juta tahun kemudian dinosaurus terlihat sedikit generik, tapi pada saat di Jurassic awal cukup baru dan berbeda," kata Vidovic.

Pada tahun 2014 pemburu fosil amatir Nick dan Rob Hanigan sedang mencari sisa-sisa reptil laut kuno ichthyosaurus melihat tulang di tengah puing-puing batu jatuh dari tumpukan muka tebing.


The Oldest Jurassic Dinosaur: A Basal Neotheropod from the Hettangian of Great Britain

David M. Martill et al.

PLoS ONE, January 20, 2016, DOI:10.1371/journal.pone.0145713
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment