Thursday, December 31, 2015

Novel Out of Southern East Asia Penyebaran Anjing

Penelitian ~ DNA Canis lupus familiaris menulis perjalanan luar biasa teman terbaik manusia. Setidaknya anjing sahabat karib manusia selama 33.000 tahun ketika turun pertama dari Canis lupus.

Kawan terbaik manusia yang beranjak dari serigala abu-abu ketika pertama kali terjalin persahabatan 33.000 tahun lalu di suatu tempat di Asia Tenggara adalah monumen genetik paling indah percampuran alam dan manusia.

Sekitar 15.000 tahun lalu kandang kecil berisi anjing mulai menuju Timur Tengah dan Afrika. Canis lupus familiaris berlanjut ke Eropa 10.000 tahun lalu ketika peradaban dimulai di Fertile Crescent.

Ketika manusia mulai membangun kebun dan desa-desa dengan rumah konstruksi dinding, anjing sudah tersedia untuk menjaga kawanan kambing domba pertama atau sekedar teman rekreasi.

Para ilmuwan pekan lalu meyakinkan outline petualangan besar yang ditulis dalam bait DNA menjadi rincian kisah out of Asia dengan plot lanskap luas dan kompleks seleksi positif peristiwa domestikasi anjing.

Cahaya datang menerangi kisah pertemanan intim antara manusia dan anjing yang berlangsung selama ribuan tahun dan menjadi perdebatan ilmiah kapan dan di mana anjing pertama bercabang dari serigala.

Para peneliti membandingkan warisan genetik dari genom 58 canidae yaitu 12 serigala abu-abu, 12 anjing lokal China utara, 11 Asia Tenggara, 4 Nigeria dan 19 spesimen Eropa, Amerika, Afghan, Siberian husky, mastiff Tibet, chihuahua dan shepherd Jerman.

Karena setiap genom adalah teks yang disalin antar generasi dan setiap genom terkait dengan genom lainnya, setiap perbandingan menceritakan sebuah kisah hubungan dan percabangan keluarga kuno.

"Kami pertama kalinya mengungkap perjalanan luar biasa ketika anjing domestik menyebar di planet ini selama 33.000 tahun terakhir," kata Guo-Dong Wang, biolog Kunming Institute of Zoology.

"Setelah berkembang selama beberapa ribu tahun di Asia timur, sub kelompok anjing terpancar dari Asia Tengara sekitar 15.000 tahun lalu ke Timur Tengah, Afrika dan Eropa," kata Wang dan rekan.

"Keturunan kemudian bermigrasi kembali ke China utara dan melakukan serangkaian pencampuran dengan endemik garis keturunan Asia timur, sebelum melakukan perjalanan ke Amerika," kata Wang.

Hubungan serigala abu-abu yang terjadi sebelumnya menegaskan kembali link Asia Timur, sedangkan anjing-anjing lokal China mengungkap hubungan lebih dekat dengan leluhur serigala.

Keturunan Eropa kurang memiliki keragaman genetik bahwa mereka berasal dari subset dan DNA anjing pedesaan Afrika bahkan semakin kurang beragam bahwa mereka datang dari set lebih kecil migran.

Tapi bukti genetik yang sama menunjuk setidaknya beberapa anjing dari Eropa dan Asia Barat melakukan perjalanan kembali ke China untuk kawin silang yang membuat semakin rumit cerita.

Anjing leluhur dan serigala mungkin tetap kawin silang untuk beberapa waktu, tetapi para ilmuwan cukup yakin kalender munculnya anjing domestik 33.000 tahun lalu, bahkan populasi asli secara tepat sekitar 4.600 individu.

Apakah kalung anjing terikat manusia pemburu pengumpul Ice Age atau apakah liar sebagai serigala dan kemudian bersahabat dengan manusia sebagai bagian paket peradaban 15.000 tahun lalu dalam perjalanan ke barat masih teka-teki.
Out of southern East Asia: the natural history of domestic dogs across the world

Guo-Dong Wang et al.

Cell Research, 15 December 2015, DOI:10.1038/cr.2015.147
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment