Wednesday, December 9, 2015

Evolusi Dinosaurus Hanya Dalam Waktu 5 Juta Tahun

Penelitian ~ Dating baru timeline leluhur pra dinosaurus kembali ke Trias. Dinosauromorph muncul terlambat dalam kepunahan Permian sebagai kisah sukses.

Dinosaurus berevolusi lebih cepat dari perhitungan sebelumnya. Nenek moyang mereka yang lebih kecil menjadi dinosuarus hanya dalam beberapa juta tahun dan bukan 10 juta tahun dari perkiraan sebelumnya.

Dinosaurus datang dari kerabat kuno reptil disebut dinosauromorph. Dating baru lapisan fosil dalam formasi geologi di Argentina menunjuk kalender 5 juta hingga 10 juta tahun lebih muda dari perkiraan sebelumnya.

Dinosauromorph dan dinosaurus terpisah celah hanya beberapa juta tahun bahwa evolusi dinosaurus relatif cepat dan dinosauromorph mungkin bukan bagian dari repopulasi hidup setelah kepunahan massal 252 juta tahun lalu.

Para ilmuwan pekan ini melaporkan bahwa paleontolog selama ini berpijak pada data waktu yang salah dalam menilai laju keseluruhan evolusi dinosaurus dan mempertanyakan Dinosauromorph sebagai leluhur.

Kunjungan terbaru ke masa lalu mengubah pemahaman dasar tentang asal-usul dinosaurus yang pertama kali muncul 231 juta tahun lalu dan Formasi Chanares di Argentina yang menghasilkan beberapa fosil tertua di dunia.

Para peneliti mengubah garis waktu antara dinosauromorph awal dan dinosaurus yang selama ini berpikir evolusi butuh sedikitnya 10 juta hingga 15 juta tahun untuk menjadi dinosaurus.

Cerita evolusi sangat cepat dan prestasi dominasi fauna sebagai anugerah bahwa menjadi dinosaurus adalah inovasi sangat baik yang memungkinkan berkompetisi daripada menjadi burung dan lainnya.

Randall Irmis, kurator Natural History Museum of Utah, dan rekan mengumpulkan kristal zirkon dari lapisan induk batuan dinosauromorph awal tetap terletak tepat di bawah lapisan geologi dengan fosil dinosaurus.

Kristal adalah produk dari ledakan gunung berapi yang mengandung unsur radioaktif uranium. Seiring waktu uranium yang meluruh menjadi timbal dan zirkon mulai mengubah struktur.

Para peneliti mengukur jumlah uranium dan perubahan yang hari ini terbentuk dalam fosil dengan rentang 2 juta tahun dari 236 juta hingga 234 juta tahun lalu. Metode dating sebelumnya mematok formasi hingga lebih dari 10 juta tahun.

"Tidak hanya kumpulan fosil klasik kerabat dinosaurus awal yang paling terkenal, tapi lapisan ini juga bercampur abu vulkanik yang dapat kita dating," kata Irmis.


Dikombinasi data ekologi, skala waktu menunjuk leluhur dinosaurus kurang terpengaruh dampak ekosistem. Sementara dinosaurus berevolusi cepat, catatan fosil dari formasi lain meyatakan dinosaurus mendominasi lanskap secara bertahap.

Jika dinosauromorph datang dari Trias Tengah, mereka bisa mewakili tanda-tanda pemulihan kehidupan setelah kepunahan massal di akhir Periode Permian yang mendahului Trias.

Tetapi karena dinosauromorph awal muncul kemudian dan lebih mendekati munculnya dinosaurus, laporan baru menyimpulkan dinosauromorph mungkin benar-benar tidak memiliki kaitan.

Dinosauromorph adalah kelompok yang mencakup semua pra dan dinosaurus juga mencakup para pendahulu sebelumnya beserta kerabat berikutnya yang memiliki tubuh secara umum sama tetapi tidak memiliki soket pinggul khas.

"Jika Anda bertemu dinosauromorph awal di gang gelap, Anda berpikir adalah dinosaurus," kata Irmis.

Dinosauromorph awal hidup di super benua kuno Pangaea yang sekarang menjadi Amerika Selatan dan Afrika bagian selatan sampai asteroid selebar 10 kilometer benar-benar menghapus keluarga besar 66 juta tahun lalu.

Para ilmuwan memperkirakan kedatangan para anggota awal pohon keluarga dinosaurus dengan mencocokkan fosil reptil dan hewan lain yang muncul dari lapisan batu yang sama.

Tapi teknik biostratigrafi jauh kurang akurat dibanding metode dating uranium. Ada banyak ketidakpastian korelasi umur bebatuan terutama Pangaea selatan dengan berbagai makhluk berbeda membantu di tempat yang sama.

"Orang-orang sebelumnya berpikir antara 240 juta hingga 245 juta tahun dan kami menunjukkan bahwa ini sebenarnya sekitar 235 juta tahun," kata Irmis.
The precise temporal calibration of dinosaur origins

Claudia A. Marsicano et al.

Proceedings of the National Academy of Sciences, December 7, 2015, DOI:10.1073/pnas.1512541112
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment