Tuesday, December 8, 2015

Kamera dan Laser Merekam Gerakan Tersembunyi

Penelitian ~ Tidak ada yang disembunyikan dengan kamera baru. Sebuah perangkat menggunakan gema cahaya menemukan objek yang disembunyikan.

Dalam permainan petak umpet Anda tidak pernah kalah berkat kamera baru yang dapat melihat lawan mengendap-endap di balik dinding karena pancingan sebuah cahaya mengirim posisi mereka.

Sementara kelelawar menggunakan gema suara secara real time untuk mencari mangsa, kamera baru melakukan hal yang sama dengan mendeteksi gema cahaya bahwa foton individu mampu melacak pergerakan.

Lupakanlah cara duniawi dengan menggotong cermin ke sana ke mari karena detektor funky dengan beberapa teknik pengolahan data cerdas dapat mengubah dinding dan lantai non-reflektif menjadi cermin virtual.

Sedangkan kamera yang dapat melihat benda-benda diam di balik dinding sebagian besar mengandalkan teknologi pencitraan berbasis sistem radar yang besar, mahal, rendah resolusi dan terbatas pada jarak pendek.

Para ilmuwan pekan ini melaporkan kemampuan kamera mereka untuk melihat patung busa setinggi 30 sentimeter dan mobil mainan yang bergerak tersembunyi dari pandangan di balik dinding.

Genevieve Gariepy, fisikawan Heriot-Watt University di Edinburgh, dan rekan hanya menembak laser kecil ke lantai di luar sudut dinding untuk menghasilkan echo dan menunjuk kamera ke tempat sekitarnya.

"Kebanyakan orang mencoba merekonstruksi 3D, tapi kami berusaha melacak. Kami mengembangkan algoritma baru untuk mencapai hal itu dengan cepat," kata Gariepy.



Sinar laser memantul dari lantai dan menyebar ke segala arah sehingga cahaya rebound dari objek. Kamera tidak memiliki resolusi cukup melihat bentuk, tapi peneliti justru bisa menentukan perubahan posisi target yang bergerak.

Suatu hari nanti mobil yang dilengkapi dengan perangkat serupa secara otomatis bisa mengerem spontan ketika kendaraan atau pejalan kaki muncul tiba-tiba dari gang tersembunyi hingga aplikasi dalam militer.

Menangkap gema tunggal tidak cukup untuk menemukan objek karena cahaya juga terpental latar belakang tak bergerak seperti dinding. Jadi Faccio dan tim mengirimkan 67 juta pulsa per detik.

Sementara objek terus bergerak, perubahan sinyal masing-masing echo dan pemantauan perbedaan mengungkap posisinya. Secara bertahap gambaran 3D dari TKP memberikan lokasi sangat presisi.

Para peneliti juga melakukan percobaan dalam kondisi gelap menggunakan laser inframerah dan filter yang memungkinkan sistem dapat bekerja seperti dalam cahaya normal.
Detection and tracking of moving objects hidden from view

Genevieve Gariepy et al.

Nature Photonics, 07 December 2015, DOI:10.1038/nphoton.2015.234
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment