Thursday, December 3, 2015

Etsa Batu Seni Sekuler di Desa Paleolitik Molí del Salt

Penelitian ~ Penggambaran tertua di dunia membangun perkemahan di luar gua dan menoreh seni. Lukisan batu peristirahatan Molí del Salt di timur laut Spanyol dengan paleo art.

Gubuk primitif pemburu-pengumpul sekitar 13.800 tahun lalu menunjuk orang-orang kuno bermukim di tempat tinggal serupa dengan pemburu-pengumpul modern dan gaya hidup yang sulit dipahami.

Sekitar 15.000 sampai 9.000 tahun lalu orang-orang nomaden kuno terus kembali ke penampungan Molí del Salt secara berkala dengan kehidupan desa sambil mengukir etsa pada lempengan batu.

Para ilmuwan melaporkan lukisan batu berdating 13.800 tahun dengan pengambaran adegan sehari-hari di tempat perkemahan mendahului gambar tertua sebelumya dari pedesaan manusia 5000-6000 tahun lalu.

"Untuk pertama kalinya kemampuan pemburu-pengumpul paleolitik akhir representasi masyarakat modern," kata Marcos García Diez, arkeolog University of the Basque Country di Vitoria, Spanyol.

Dunia artistik seni sekuler selama Paleolitik karena tanpa makna spiritual atau agama. Singularitas adalah ekspresi dari perasaan individu seseorang yang berangkat dari konvensi Zaman Batu.

Meskipun etsa gua dari periode yang lebih tua setidaknya 40.000 tahun dengan tema binatang atau orang berburu dan abstrak, temuan baru adalah seni dengan tema sehari-hari di tempat tinggal.

"Situs ini sepenuhnya dalam siklus tahunan masyarakat nomaden," kata Manuel Vaquero, sejarahwan seni Catalan Institute of Human Paleoecology and Social Evolution di Tarragona, Spanyol.


"Kelompok manusia Paleolitik memproduksi instrumen berburu dan bekerja pada kulit, memotong-motong hewan untuk konsumsi daging, makanan dimasak dan tidur di ruang ini," kata Vaquero.

Dimensi kubah terukir biasa ditemukan dalam gubuk berbentuk setengah lingkaran yang sering digunakan masyarakat pemburu-pengumpul modern seperti banyak dibangun suku asli Amerika.

Meskipun penduduk manusia hidup di situs, para ilmuwan belum tahu persis bagaimana membangun desa paleo karena representasi lain tempat tinggal manusia belum ditemukan dari waktu ini.

Pemukiman kuno di Eropa menyarankan pemburu-pengumpul menggunakan bingkai kayu dan floorplan oval karena puing-puing situs pemukiman Ohalo II dating 19.400 tahun di Israel memiliki dinding dari tanaman.

Jika asumsi 4 atau 5 orang tinggal di sebuah pondok sebagaimana dilakukan orang-orang modern, setiap desa pemburu-pengumpul setidaknya perpenghuni 28 hingga 35 orang.
Looking at the Camp: Paleolithic Depiction of a Hunter-Gatherer Campsite

Marcos García-Diez and Manuel Vaquero

PLoS ONE, December 2, 2015, DOI:10.1371/journal.pone.0143002
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment