Skip to main content

Fosil Hutan Tropis Devonian di Arktik Norwegia

Penelitian ~ Fosil hutan tropis di Arctic Norwegia. Pohon-pohon Protolepidodendropsis pulchra berjajar rapat di khatulistiwa sebelum benua bergeser ke utara.

Sebuah kepulauan yang seharusnya terletak di dekat khatulistiwa ratusan juta tahun lalu berjajar pepohonan menyerupai palem dengan daun pakis sebagai lycopod yang sekarang punah mendapat nama P. Pulchra.

Hutan tropis padat dengan pohon-pohon setinggi 4 meter dengan batang bawah melebar dan cabang melengkung berikut daun jarum mencakup area khatulistiwa 380 juta tahun lalu.

Tidak hanya dating hutan tertua di Bumi, pepohonan penelusuri jauh waktu kontribusi penurunan dramatis tingkat karbon dioksida atmosfer di masa lalu planet dimana daratan adalah ruang yang mewah.

Sementara fauna air berupaya pindah ke darat, hutan menginformasikan ekologi langka dan distribusi global tanaman besar selama transisi planet beracun menjadi agak sejuk sebelum rawa-rawa berubah menjadi tambang batubara.

Periode Devonian 416 hingga 358 juta tahun lalu pohon-pohon besar pertama muncul seiring waktu karbon dioksida atmosfer turun secara drastis diikuti peristiwa pendinginan global yang terjadi di akhir periode.

Para ilmuwan menemukan sebuah konsesi hutan kuno di Svalbard dalam jajaran pulau Norwegia di Samudra Arktik setelah mendengar cerita fosil donglak pohon yang masih terlihat.

"Saya banyak bekerja dengan fosil fragmentaris pohon Devonian dan mencoba mengumpulkan kembali ke seluruh tanaman," kata Christopher Berry, paleontolog Cardiff University.


Berry dan rekan menyadari ekosistem hutan setelah mengekstrak spora dari batu. Pepohonan awalnya tumbuh di baskom selebar 1 kilometer dan panjang 5 kilometer meskipun hanya beberapa meter persegi yang tersisa di permukaan.

"Di tebing ada banyak lapisan fosil pohon satu di atas yang lain. Anda tidak bisa mendapatkan tampilan dari atas untuk memetakan," kata Berry.

Sebelum pergeseran benua ke utara, hutan tumbuh di dekat khatulistiwa. Tapi hutan Svalbard tidak menyerupai hutan tropis modern, pohon-pohon kuno yang muncul 380 juta tahun lalu sebagian besar lycopsid.

Lycopsid menghasilkan daun dengan vena tunggal dan mereproduksi spora. Ada 1.200 spesies lycopsid masih hidup hari ini. Di Svalbard, lycopsid tumbuh hingga setinggi 4 meter dengan jarak antar pohon 20 centimeter.

Svalbard bukan satu-satunya pohon kuno yang memfosil. Berry sebelumnya menyelidiki pohon pandan-pandanan kuno raksasa di Gilboa New York menumpuk dengan ribuan akar.

"Satu kelompok pohon membentuk hutan dan hutan berbeda-beda planet ini," kata Berry.
Lycopsid forests in the early Late Devonian paleoequatorial zone of Svalbard

Christopher M. Berry and John E.A. Marshall

Geology, DOI:10.1130/G37000.1

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…