Tuesday, November 24, 2015

Nasib Phobos Hancur dan Menjadi Cincin Mars

Penelitian ~ Gravitasi merobek bulan berantakan dan Mars ada di jalur menjadi planet bercincin kelima di tata surya ketika Phobos suatu hari nanti hancur.

Phobos yang sial. Bulan Mars tidak hanya retak di bawah tekanan, tapi akhirnya hancurkan dan membentuk sebuah cincin ketika mengakhiri hidupnya spiral menuju Planet Merah.

Mars menjadi planet bercincin kelima ketika bulan kedua terbesarnya hancur 20 juta tahun ke depan. Gravitasi planet mengergaji bulan mini dan ditakdirkan menjadi debu dan puing-puing.

Bola kecil batuan spiral tak terelakkan menuju Mars dengan gaya pasang surut terlalu kuat dihindari. Phobos terkoyak meninggalkan bahan baku besar cincin seperti yang terlihat di sekitar Saturnus.

Tindakan kekerasan planetoid membuat Mars dunia berbatu pertama di tata surya berhias cincin sementara lainnya adalah gas raksasa seperti Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus.

Phobos adalah dunia aneh, bulan mini kedua terbesar Mars, batu berkawah dan berdebu hanya selebar 22 kilometer. Mengorbit planet 3 kali sehari hanya pada jarak 6000 kilometer di atas permukaan.

Konglomerasi longgar nasib suram bulan di manapun. Gravitasi planet host membuat berantakan, tapi bulan tidak akan dilupakan karena potongan lebih solid bisa meninggalkan dampak abadi beberapa kawah ke permukaan Mars.

Para astronom menulis takdir Phobos semakin mendekat ke Mars 1,8 centimeter per tahun. Tergantung pada kondisi mulai diparut di atas atmosfer tipis Mars dalam waktu 20 sampai 40 juta tahun dari sekarang.

"Jika berdiri di permukaan Mars, Anda bisa ambil kursi rumput dan menonton Phobos bergeser masuk ke lintasan," kata Benjamin Black, planetolog University of California Berkeley.

Tapi tidak jelas apakah Phobos pecah di orbit atau terjerembab ke dalam lanskap Mars mengingat model komputer berdasarkan kepadatan, struktur internal dan kekuatan berbeda-beda hanya pada awal adegan.


Phobos memiliki kawah selebar 10 kilometer hasil dampak besar di masa lalu tidak cukup untuk menghancurkan, tetapi cukup merusak material di sekitar dan memyebabkan retakan berjalan ke seluruh bulan.

Ketika Phobos sudah runtuh dalam waktu 6 minggu menumpahkan 10 triliun ton material yang membentuk cincin. Setelah itu cincin Mars bertahan selama 1 sampai 100 juta tahun sebelum semua terbenam ke planet.

Jika pecahan batu Phobos jatuh ke permukaan Mars tidak akan sampai menghunjam dengan kekuatan khas asteroid dan dampak komet, tapi datang jauh lebih lembut dan pada sudut dangkal.

Phobos mungkin tidak sendirian. Para ilmuwan berspekulasi bulan Neptunus, Triton, mungkin juga berantakan. Cincin ikonik Saturnus mungkin telah terbentuk dengan cara yang sama.

Awal bulan ini, ilmuwan NASA melaporkan dalam pertemuan Geological Society of America bahwa retakan di permukaan Phobos mungkin tanda-tanda lahiriah pertama terkoyak oleh efek gravitasi Mars.

Terry Hurford dari NASA Goddard Space Flight Center di Maryland, mengatakan alur telah terbentuk di sepanjang seluruh permukaan yang menegaskan jalur patahan di bulan itu.

Pesawat ruang angkasa pertama memotret alur panjang di Phobos pada 1970-an ketika Viking dan Mariner 9 mengunjungi Mars. Kemudian pada tahun 2008 orbiter ESA Mars Express mengungkapkan bahwa Phobos sangat longgar.

Para ilmuwan telah mengusulkan sejumlah misi untuk mengeksplorasi termasuk proyek Phobos Surveyor yang bertujuan menyelidiki tanah dengan rover kecil seperti landak ke permukaan bulan.
The demise of Phobos and development of a Martian ring system

Benjamin A. Black & Tushar Mittal

Nature Geoscience, 23 November 2015, DOI:10.1038/ngeo2583
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment