Wednesday, November 18, 2015

Kelelawar Mendarat Menggunakan Mekanika Inersia

Penelitian ~ Kelelawar membalik untuk mendarat terbalik. Kelelaar Carollia perspicillata mendarat menggunakan mekanika inersia dan meninggalkan aerodinamika.

Kelelawar bertengger menggantungkan kaki terbalik yang berarti harus mendarat terbalik juga di langit-langit gua dan untuk itu mereka menggunakan mekanika yang sama seperti pemain skateboard.

Video berkecepatan tinggi mengetahui kelelawar menggunakan inersia daripada aliran udara di sayap untuk mengeksekusi flip yang diperluka dan ketika meleset mereka menggunakan gerakan sama untuk memulihkan.

Penerbangan adalah rumit untuk kelelawar dari makhluk bersayap lainnya. Siapa pun yang pernah makan sayap ayam tahu bahwa tulang sedikit rongga dan sendi. Tapi sayap mamalia kelelawar memiliki tulang berat dengan banyak sendi.

"Kita sudah berpikir tentang bagaimana kelelawar selama 7 atau 8 tahun lalu. Sayap Kelelawar seperti tangan kita dengan banyak kulit di antara jari," Sharon Swartz, biolog Brown University.

Kulit super lembut merepotkan juga. Sayap sangat elastis yang berarti hukum aerodinamika unik jika dibandingkan sayap serangga dan burung. Tapi ketika mendarat terbalik mereka meninggalkan aerodinamis sama sekali.



"Semua sudut sendi dan postur sayap melakukan manuver dalam 2 detik. Mereka memindahkan sayap dengan sangat khas untuk memanipulasi massa dan momen inersia," kata Kenneth Breuer, mekanikawan Brown University.

Pendekatan lokasi pendaratan dengan memperlambat, membawa postur vertikal dan menggunakan sayap secara asimetris. Sayap kiri memutar dan kemudian ke depan sehingga tubuh berputar.

Kaki membentang keluar dan meraih poin pegangan. Semua terjadi dalam setengah detik. Kelelawar menarik lengan pada saat-saat berbeda untuk mempercepat atau memperlambat kecepatan rotasi.

"Tidak pernah terjadi bahwa aerodinamika memainkan peran dalam pendaratan. Inersia memainkan peran penting dalam dinamika penerbangan, tapi kurangnya peran aerodinamika masih cukup mencengangkan," kata Swartz.
Falling with Style: Bats Perform Complex Aerial Rotations by Adjusting Wing Inertia

Attila J. Bergou et al.

PLoS Biology, November 16, 2015, DOI:10.1371/journal.pbio.1002297
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment