Saturday, November 14, 2015

Spooky Action at a Distance Sangat Nyata

Penelitian ~ Tes kembali mengkonfirmasi kuantum tidak lagi aneh bahwa belitan kuantum adalah nyata. Einstein salah setidaknya satu hal tentang Spooky action at a distance.

Butuh waktu 51 tahun melakukan apa yang dianggap fisikawan sebagai eksperimen paling kuat untuk memvalidasi spookiness of quantum physics dan laporan terbaru memperbanyak hantu bukanlah hantu.

Dua eksperimen mengkonfirmasi bahwa di dalam dunia kuantum, peristiwa yang terpisah ruang dan waktu, tidak harus independen. Temuan memberikan banyak teknologi baru yang tak terpikirkan.

Dua tes Celah Bebas Bell dilakukan tim National Institute of Standards and Technology (NIST) di Boulder, Colorado, dan tim University of Vienna di basement Hofburg Palace di Wina.

Uji Bell menghasilkan angka acak, tim Boulder menggunakan data dari video dan tim di Wina menggunakan foton terikat dalam belitan terbukti memiliki koneksi yang tidak mengikuti hukum fisika klasik.

Setiap eksperimen memukul banyak partikel lebih terjerat dalam tes Celah Bebas Bell, lebih lanjut mengurangi kesempatan tipis munculnya fluktuasi kebetulan dalam statistik.

Para ilmuwan semakin kuat menyatakan Einstein salah setidaknya satu hal tentang Spooky action at a distance untuk merujuk pada mekanika kuantum yang mendeskripsi perilaku aneh partikel terkecil materi dan cahaya.

Dia khusus merujuk untuk belitan bahwa dua partikel terpisah secara fisik telah berkorelasi properti dengan nilai-nilai yang tidak pasti sampai mereka diukur. Keraguan Einstein luruh hingga para peneliti mampu dengan keyakinan total.

Para ilmuwan memasang partikel cahaya yang identik dan mengirim ke detektor dua lokasi berbeda untuk diukur. Hasil tidak hanya berkorelasi, tetapi juga menghilangkan semua pilihan lain yang dikenal.

Korelasi tidak dapat disebabkan oleh kendali secara lokal seperti alam semesta yang dipikirkan Einstein menyiratkan penjelasan yang berbeda seperti belitan disebut sebagai quantum nonlocality.

Temuan NIST dan University of Vienna lebih definitif dari tim Delft University of Technology di Belanda. Sumber foton dan dua detektor terletak di 3 tempat berbeda. Dua detektor terpisah 184 meter dan satu terpisah 132 meter.

"Anda tidak dapat membuktikan mekanika kuantum, tetapi realisme lokal atau tindakan lokal yang tersembunyi, tidak sesuai dengan eksperimen kami," kata Krister Shalm, fisikawan NIST.

"Temuan kami menyetujui mekanika kuantum yang memprediksi tindakan seram bersama oleh partikel terjerat," kata Shalm.
A strong loophole-free test of local realism, Lynden K. Shalm et al. arXiv, Submitted on 10 Nov 2015, arXiv:1511.03189

A significant-loophole-free test of Bell's theorem with entangled photons, Marissa Giustina et al. arXiv, Submitted on 10 Nov 2015, arXiv:1511.03190
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment